Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Surat Cerai Dari Ibu Mertua

Surat Cerai Dari Ibu Mertua

ucap Anita menenangkan Rani yang terlihat gugup. Rani pun menoleh ke arah Anita yang ada di belakangnya. "Aku benar-benar sangat beruntung punya ipar seperti kamu. Aku harap setelah nanti aku resmi menjadi istrinya mas Chandra, kita bisa dekat, ya," ucap Rani mengapit tangan Anita. Anita pun tersenyum dan berkata "tentu saja. Aku juga sangat senang karena akhirnya Chandra bisa menikah dan punya pendamping lagi dan aku pasti akan bersikap baik padamu," jawab Anita.
12.9K viewsCompletedAdded to Library 348 Times as andi pangerang petta rani
Read
+Library
RANJANG PANAS KAKAK IPAR

RANJANG PANAS KAKAK IPAR

Beliau masih sangat sehat dan gagah tanpa tongkat penyangga. "Ya, sangat terkejut. Sebenernya apa tujuan kalian datang? Tentunya bukan karena ingin bekerja sama dengan perusahaan kecil saya ini 'kan?" tanya Gama dengan rendah hati, tapi dari cara bicara Gama terkesan banyak yang pria itu tahan-tahan. "Jangan salah pengertian! Kami datang memang ingin mengajak kerja sama, tapi ada hal penting lainnya. Saya Bara Atmanegara, anak kedua dari beliau yang mana adalah paman kamu."
10109.5K viewsOngoingAdded to Library 3.0K Times as andi pangerang petta rani
Read
+Library
Si Badut Itu, Pangeranku!

Si Badut Itu, Pangeranku!

"Lepas! Sakit tahu!" jerit Hani dengan terus berontak. "Enggak mau! Biarin rasakan semuanya!" jerit Tania yang masih mencelupkan kepala Hani. "Teteh! Sudah lepasin! Biar aku yang urus orang ini!" teriak Ujang yang menarik tubuh Tania. "Lepas! Dasar penipu kalian!" hina Hani yang memberontak saat dua rekan Ujang menyeret tubuh seksi itu ke arah pintu belakang.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as andi pangerang petta rani
Read
+Library
Panasnya Dendam di Ranjang Pengantin

Panasnya Dendam di Ranjang Pengantin

Di belakangnya berdiri Rani, asisten perempuan yang selalu membantu Selina akhir-akhir ini. "Tu—tuan Raven, saya kembalikan kartu ini." Madam menyerahkan kartu itu dengan kedua tangannya. Raven hanya memandangnya dengan tenang dan mengambil kartunya. Lalu duduk di sofa. "Rani, sudah kamu jelaskan siapa wanita yang ribut dia ajak ribut tadi?" Rani mengangguk. "Sudah, Tuan." Raven lantas menoleh ke arah Madam. "Masalah hari ini nggak akan saya perhitungkan. Tapi kalau kamu mengulangi hal yang sama, kayaknya lebih baik kamu saya pecat!"
1036.7K viewsOngoingAdded to Library 807 Times as andi pangerang petta rani
Read
+Library
Skill Adaptasi Tanpa Batas

Skill Adaptasi Tanpa Batas

Setelah tersenyum, sang wanita cantik mulai bicara dengan nada yang lemah lembut. "Pertama-tama, aku ingin meminta maaf kepada semuanya. Namaku Rani, gadis suci yang melayani Dewi kasih sayang Ani! Aku memanggil pahlawan sekalian kedunia ini atas Wahyu dari Dewi Ani, dan..." Sebelum gadis suci itu menyelesaikan kata-katanya, Anton langsung memotong pembicaraannya. "Tunggu sebentar! Apakah kau barusan menyebutkan pahlawan?"
824 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as andi pangerang petta rani
Read
+Library
Kau Curi Istriku Kunikahi Mantanmu

Kau Curi Istriku Kunikahi Mantanmu

"Bang Syuja." "Bang Hasbi." "Kamu nggak nyebutin Abang satu lagi?" "Yang mana?" "Bang Jauhari Devanka." "Dia jangan disebut. Aku masih kesal." "Jangan merajuk terus, Ran. Nanti ditinggal Abang lesung pipi." "Stop! Jangan dibahas. Entar aku sedih." "Okeh. Kita lanjut ke pertunjukan berikutnya. Silakan tampil, Power Rangers!" seru Fikri yang disambut tepuk tangan hadirin.
103.0K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as andi pangerang petta rani
Read
+Library
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Chan Si yang menyadari lirikan dan tatapan dari junior kecilnya Nirang Yu-ang kepada gadis yang sedang bersemedi itu, membuatnya angkat bicara bertanya "Kenapa kamu terus menatap ke perempuan itu..? Siapa sebenarnya dia...?" "Uh..." Nirang Yu-ang terkejut, bimbang ingin memberikan jawaban apa. ....... "Ah... Dewi... Dia.. Dia adalah kebanggaan dari klan ku. Dia sedang koma dalam waktu yang sangat lama dan masih belum bangun...!" ujar Nirang Yu-ang beralasan, dengan nada suara terbata - bata. ...... Chan Si terdiam dan menatap dengan seksasam "Dia sangat cantik...!" serunya yang juga mengagumi kecantikan alami yang terpancar dari dalam tubuh gadis cantik berkulit putih semulus giok itu.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 331 Times as andi pangerang petta rani
Read
+Library
Tulang wangi

Tulang wangi

Abis itu gua izin, “Pak, punten… mau masuk dulu ya.” Beberapa langsung jawab, “Mangga, mangga!” Gua senyum, jalan sopan ninggalin mereka. Baru nyampe depan pintu, gua langsung disambut Rani—temen gua. Cewek muda, belum nikah. Tapi mukanya keliatan sedih banget. Rani ini keponakan Mang Sarmin. Kedua orangtuanya udah meninggal dari kecil, dan Mang Sarmin lah yang ngurus dia selama ini.
543 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as andi pangerang petta rani
Read
+Library
Suamiku Hanya Diam

Suamiku Hanya Diam

Raquel maharani putri, yang sering dipanggil rani, rani adalah seorang gadis yang bekerja disebuah kafe menjadi seorang waiter's, dia dulunya tinggal dipanti asuhan namun setelah dia kelas 2 sma dia keluar dari panti itu untuk mengurangi beban ibu panti.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as andi pangerang petta rani
Read
+Library
Mas Dosen, I Love You

Mas Dosen, I Love You

bisik Dika sambil nyengir, nambah bahan bakar kekacauan. Akhirnya, Rani nggak punya pilihan lain. Dengan langkah gontai dan muka pucat, dia naik ke panggung. Semua orang mulai sorak-sorai, termasuk Pak Ardi yang kelihatan bingung, tapi tetep semangat nyemangatin dari jauh. “Ehem... Halo, semuanya,” Rani membuka dengan suara kecil. “KERASAN DIKIT, RAN!” teriak Cinta dari belakang, bikin semua orang ketawa.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as andi pangerang petta rani
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status