Di Balik Rupa Burukku
Bisa, Pak.
Mendengar Hasan ingin menukar HP-nya, Aina segera memikirkan sesuatu, sayang sekali HP mereka akan dijual, dia memikirkan teman-temannya di warung bakso, rasanya susah menghubungi mereka karena mereka tidak memiliki HP.
"Em, Bang ... Abang serius mau membelikan HP canggih ini untuk Aina?"
"Ya, seriuslah, Sayang."
"Bagaimana kalau HP bekas kita jangan dijual. Aku kesulitan menghubungi Mamak dan Dito, bolehkah HP lamaku untuk mereka?"
Hot Chapters