Raina
Khanza sempat menengok ke arahku saat aku baru saja tiba di dapur, dan dia sedang mengiris bawang.
Aku duduk di kursi meja makan, sambil memperhatikannya. “Itu Kak Arkan gak bakal bicara yang aneh-aneh, kan, Za?”
“Gak, kok. Tenang aja,” jawab Khanza santai, tapi aku malah semakin takut.
“Yakin?”
Hot Chapters