Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Duke Kejam itu Suamiku

Duke Kejam itu Suamiku

“Darah di atas salju, baja beradu baja... Serigala melolong saat musuh binasa... Janganlah ragu, janganlah kau buta... Takhta ini milikmu, di atas bangkai mereka...” “Alaric! Demi para leluhur, apa yang kau lakukan?” Aurelia muncul di ambang pintu, menatap suaminya dengan ekspresi antara ngeri dan ingin tertawa. “Aku menyanyi, Aurel. Ini lagu 'Nyanyian Lembah Hitam'. Sangat efektif untuk membakar semangat pasukan,” Alaric membela diri, meskipun Laurent kini menangis semakin histeris, seolah ketakutan mendengar lirik tentang bangkai musuh.
8.812.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 499 kali sebagai anti-hero lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
Hijrah yang Tak Kau Hargai

Hijrah yang Tak Kau Hargai

Aku ingin menjaga hati untuk lebih tenang. Setelah lama berlalu, aku semakin terpuruk. Padahal kucoba untuk melawan hati ini. Rasa ingin bercadar terus menghinggapiku. Melihat teman, tampak nyaman dengan cadarnya. "Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh." "Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Mbak Rumaisya." "Kok gak ngajak barengan tadi perginya?"
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai anti-hero lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

tanya Alya “Iya, mandi hujan. Jadi, kita berlarian di tengah hujan, tertawa bersama dan lain-lain. Seperti biasa ketika kita bermain bersama dengan teman-teman, hanya saja ada air yang jatuh dari langit dan membasahi pakaian kita. Ibu mengatakan, itu yang di namakan mandi hujan. Seru tahu, ayo?” Alya hanya menganggukkan kepalanya, mendengar kata-kataku tadi. Setelah memastikan tidak ada kendaraan yang melintas di jalan, Aku langsung menarik Alya, berlarian di tengah derasnya hujan. Alya yang awalnya takut kalau seragamnya kotor, kini pikiran itu menghilang seketika. Alya berlari sambil berteriak sekencang-kencangnya. Pikiran tentang Zahir, kini lenyap diterpa hujan yang sangat deras. Emosi y
108.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai anti-hero lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
Kau yang Diantaranya

Kau yang Diantaranya

Tanya bocah lelaki itu sekali lagi, pasang mata memandang mereka, yang lain berbisik mengenai pelanggaran, yang lain sibuk mempertanyakan apa yang terjadi antara keduanya. "Kamu benar! Aku bukan Fatimah atau pun Humaira, aku hanya Nayanika. Seorang manusia yang sama seperti kalian, merasakan sakit, sedih, kecewa, dan juga marah. Itu sebabnya karena aku sama dengan kalian, ketika mataku berbeda orang akan menganggapku aneh. Itu sebabnya aku gak menangis, karena aku tau Allah gak mungkin ngasih aku sesuatu di luar batas kemampuanku. Dan aku juga tau, ujian Rasulullah lebih dari ini. Jadi, kenapa aku harus menangis?" Bocah lelaki itu malah tersenyum mendengar jawaban Naya, sejak saat itu isu be
8.55.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai anti-hero lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
Forever Hours

Forever Hours

*** even if I'm not as good as others but I'm happy just to be able to love you. [1] *** [ to be continue ] [1] Terjemahan bebas untuk penggalan lirik milik getsunova - พระเอกจำลอง (Fake Protagonist).
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai anti-hero lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
Hati Yang Terluka

Hati Yang Terluka

Ia seperti kesulitan untuk melontarkan kata-kata itu, entah mengapa ada rasa yang sangat tidak bisa diungkapkan secara langsung. "Kenapa diam? Ayo talak aku! Aku dengan senang hati akan menerima talakmu itu, Mas. Biar kamu bisa berbahagia dengan perempuan ini." kata Laila sembari melirik ke arah Arimbi. "Ayo Dito, jangan lama-lama. Ucapkan talakmu itu, biar dia cepat-cepat pergi dari sini. Ibu sudah muak, dia tidak bisa diandalkan!" sambung bu Salsa kepada anaknya.
583 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai anti-hero lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
Hasrat Cinta Tuan William

Hasrat Cinta Tuan William

“Tolong, tenanglah…” “Aku… aku… itu salahku… semua salahku…” Lira menggeram di antara tangisnya. “Bukan. Tidak ada satu pun dari ini yang salahmu,” jawab Archen cepat, tegas. Tapi kata-kata itu tidak bisa menembus badai ketakutan Lira. -oOo-
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai anti-hero lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Dia menambahkan, “Kami memilih tiga peristiwa sebagai alur cerita utama: Pertempuran Pertahanan Red Tide City selama wabah serangga, Proyek Restorasi Red Tide City, dan Penyelamatan Burial Valley. Kata-kata intinya adalah keberanian, perlindungan, dedikasi, dan ketertiban.” Setiap pelajaran memiliki frasa penutup, seperti yang ini. Dia beralih ke halaman terakhir, menunjuk ke subjudul yang tertulis indah, dan membacanya keras-keras: “Ketika Anda menghadapi bahaya, ingatlah apa yang dikatakan Lord: Lindungi mereka yang Anda cintai dan jadilah seseorang yang dapat diandalkan oleh orang lain.” Draven melihat ke bawah pada kata-kata itu dan terdiam sejenak, bertanya-tanya apakah ia benar-benar m
9.78.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai anti-hero lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Terhebat

Pendekar Pedang Terhebat

Teman Lama, menepuk bahu Zero, "Kami ada di sini untuk kalian, Zero, Vivi, dan Nino. Kita sudah berjuang bersama sebelumnya, dan kita akan lakukan lagi. Bersama, kita akan menghadapi apa pun yang mengancam dunia kita." Individu Misterius, dengan ekspresi yang sulit dibaca, berkata, "Walaupun alasan saya membantu mungkin berbeda, kita memiliki musuh yang sama. Saya akan menggunakan segala yang saya miliki untuk mendukung kalian dalam pertempuran ini." Dan saat pertempuran berlanjut... Kim Lun Luo, dengan tawa sinis, "Oh, kalian pikir persahabatan akan cukup untuk mengalahkanku? Mari kita lihat seberapa jauh kalian bisa bertahan!"
934.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai anti-hero lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
ISTRI GENDUT YANG KAU HINA!

ISTRI GENDUT YANG KAU HINA!

POV Arif "Rif, sekarang belikan obat penurun panas sana ... ! Kasihan ini si Kayla, rewel terus dari tadi karena badannya agak anget. Mungkin kecapekan di jalan tadi habis kita bawa pakai angkot. Kamu sih suruh pake taksi online malah nyarinya angkot!"
1034.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 695 kali sebagai anti-hero lirik terjemahan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status