Roh Dewa Perang
“Cepatlah sadar, aku perlu tahu kau ini siapa? Kenapa bisa ada makhluk-makhluk aneh dan bisa terbang pula mengikuti dirimu.”
“Hara.” Arsa memegang tangan Lira.
“Aku bukan Hara.” Lira menepisnya, tapi tak bisa, genggaman tangan Arsa amat kuat.
“Hara, tinggallah sebentar, aku mulai lelah mengejarmu,” gumam dewa perang itu masih dengan mata terpejam. Lira mengalah.
“Iya, baiklah, aku akan tetap di sini, cepat sembuh, ya.”
ตอนยอดนิยม