KAU MENDUA AKU PUN SAMA
Fatimahpegang tangankukata kata minta maaf kepada istrihati istri yang tersakitifirasat istri itu tajam
“Kalau itu masalahnya, gue yakin, Aric bakalan nerima dengan lapang dada. Gue yakin, nanti dia bisa jadi hot daddy buat anak Lo,“ ujar Cantika yang disambut delikan tajam Meera dan Adila. Sementara aku hanya tersenyum tipis.
“Bukan itu. Dia justru nerima kehamilanku. Bahkan janji bakal jadi yang terbaik buat kami. Tapi aku tetap nggak bisa nerima dia. Karena bukan hanya itu permasalahnnya,“ cetusku.
“Lalu apa?“ tanya Meera terdengar gemas.
“Aku sama dia beda keyakinan,“ jawabku lesu.
“Oh ...“ Mereka menyahut hampir bersamaan.
人気のチャプター