Obsesi sang protagonis
tanya Abrady memulai pembicaraan setelah sama-sama duduk nyaman di sofa single hitam.
"Tidak merepotkan, saya hanya ingin berkunjung, dan membicarakan sedikit hal," jawab Luga dengan berpangku kaki, tangan terentang di lengan sofa.
"Membicarakan sedikit hal?" ulang Abrady mengernyit semakin bingung.
Luga merogoh saku di dalam jas, mengeluarkan sebuah amplop coklat terlipat dua dan memberikan pada Abrady untuk dibaca. "Saya ... memiliki penawaran kecil," katanya, lalu kembali bersandar.
Hot Chapters