Putriku Kelaparan di Rumah Mewah Suaminya
Ternyata ada rambut palsu.
“Wig? Untukku?” tanya Alina lagi.
“Iya. Sini saya bantu pakaikan, ya.”
Alina mengangguk, tersenyum tipis. Setelah dipasangkan dokter Rian, suster memberikan cermin.
“Lihatlah, kamu tetap cantik, kan? Nah, beginilah kira-kitra nanti rambutmu tumbuh. Hitam dan lebat. Terkadang perlu membuang sesuatu yang sudah rusak agar kita bisa menggengam yang lebih baik dan banyak. Begitu juga dengan dirimu sekarang. Apa kamu tak mau?”
ตอนยอดนิยม