One Two Three and Action
Zayn mengernyit, lalu jari telunjuknya menunjuk pada sebuah tulisan di dinding yang dekat dengan meja resepsionis dan kembali bertanya, “Mars and Venus bergerak di bidang usaha apa?”
“Konsultasi jodoh,” jawab Emiko.
“Ah! Mars and Venus yang itu ….” Zayn menatap tajam ke arah Emiko seraya tersenyum miring.
Itu jenis senyuman yang mampu membuat Emiko praktis merasa tersinggung.
“Maaf, aku tidak punya banyak waktu untuk menjawab pertanyaanmu lagi,” ucap Emiko berniat bangkit.
“Mengapa tersinggung? Jangan katakan kalau kamu sendiri belum berhasil dalam sebuah hubungan!” ungkap Zayn semakin membuat gadis itu kesal.