Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ELEANORE Putri Sang Perdana Menteri

ELEANORE Putri Sang Perdana Menteri

" Aku menyusuri ruang depan yang cukup membuat mataku takjub, lukisan dari pelukis ternama dan patung artistik terpasang di setiap sudut dinding dan ada sepasang kursi terbuat dari kayu beserta mejanya. Tampaknya ruang depan ini untuk bersantai. "Di sini tempat untuk ayah bertemu orang yang keperluannya tidak menyangkut negara. Bisa juga dipakai untuk bersantai menikmati tenggelamnya matahari. Kau bisa melihat melalui jendela besar itu." Ken menjawab rasa ingin tahuku.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai arm chair artinya
Baca
+Pustaka
Anak Selingkuhan Suamiku

Anak Selingkuhan Suamiku

Denis mulai merasa gugup. “Jelek, ya, Pak?” Pak Arman mengangkat wajah. “Siapa bilang?” Denis mengangkat bahu. “Biasanya kalau Bapak diam lama berarti ada yang salah.” Pak Arman tersenyum. “Bukan salah. Saya sedang melihat.” “Melihat apa?” “Kenapa kamu menggambar rumah ini?” Denis menatap gambarnya. “Karena saya suka rumah.”
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai arm chair artinya
Baca
+Pustaka
Dosen Tua Kaya Raya Itu Suamiku

Dosen Tua Kaya Raya Itu Suamiku

Ia akan mencari jalan untuk mangkir. “Sekali lagi saya minta maaf.” Arman tersenyum. Mei mengalihkan pandangan ke lukisan istana Changdeokgung yang tergantung di dinding. Jangan sampai ia terbius senyum Amran. Semua sudah berakhir. Cukup sampai di sini.
1045.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai arm chair artinya
Baca
+Pustaka
PLAYER

PLAYER

ucapnya pada wanita paruh baya di hadapannya. “Silakan, Mbak. Ditunggu dulu.” Mengikuti arahan ART itu, Arla duduk di sofa ruang tamu. Tidak ada foto keluarga di dinding yang mengelilingi ruang tamu, hanya ada beberapa lukisan abstrak yang tidak berani ia perkirakan harganya. “Udah nyampe, La? Saya kira kamu ke kantor dulu baru ke sini,” tegur Rhea ketika Arla masih asik memperhatikan seisi ruang tamu itu.
1039.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai arm chair artinya
Baca
+Pustaka
MENGEJAR CINTA TUKANG KAYU TAMPAN

MENGEJAR CINTA TUKANG KAYU TAMPAN

Sesekali ia berhenti, menatap layar sambil tersenyum nakal. “Galeri perabot seni? Please. Aku punya selera lebih tinggi daripada daftar koleksi Louvre.” Namun, tak lama kemudian, ia menemukan diagram perabot klasik Inggris. Ia mengerutkan dahi. “Okay… mungkin aku harus tahu bedanya Windsor chair dengan Queen Anne chair." Chatrine mulai membuat catatan penting. Semuanya dia tulis rapi dengan tekun.
1022.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 677 kali sebagai arm chair artinya
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
Larose
Cerita yg menarik sempet mau berhenti begitu Evanka dan Evan masuk ke kehidupan Liam,tp di situlah Liam diuji yg ternyata berhasil tidak terpengaruh dgn kehadiran Evanka dan layak dpt kesempatan kedua dari si cantik Catherine
Vero Vero
cerita yang keren... berkelas dan elegan. cerita yang gak muter muter.. cerita yang mampu menghadirkan suasana dan tempat tempat yang beneran ada. karakter setiap individu digambarkan jelas tidak berubah ubah. tengkiu kak Jemy ............ aku tunggu karya hebat kak Jemy selanjutnya ya....
Baca Semua Ulasan
Pewaris Tahta

Pewaris Tahta

Olok-olokan sebagian orang p***r yang sudah biasa melihat Marta. “Hi, Marta, senang bertemu dengan Anda, seniman jalanan yang luar biasa,” Sapa Tuan Armen kepada seniman jalanan itu. “Aku rasa mereka hanya mengolok-olokku untuk hiburan semata, oh ya lihatlah ini Tuan. Aku menggambarkan sebuah disain untuk kapal selam torpedo, menurutmu apakah Sultan Sulaiman akan menyukainya,” Marta memperlihatkan buku ditangannya kpada Tuan Armen.
9.94.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai arm chair artinya
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Klan Phoenix

Kebangkitan Klan Phoenix

Ruangan belakang toko Crafty Chimera terasa jauh lebih hangat dibandingkan ruang depan. Dinding-dindingnya dilapisi kayu gelap dengan ukiran-ukiran rumit, dan rak-rak berisi buku-buku kuno dan artefak langka berjajar rapi. Sebuah meja bundar dari kayu mahoni berdiri di tengah ruangan, dikelilingi oleh empat kursi berukir dengan bantalan beludru merah.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai arm chair artinya
Baca
+Pustaka
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Ibu Panti 2 “Memang benar Lukisan itu adalah hasil karya Pak Ade?” tanya Bora “Benar orang lukisan itu di buat disini, tepatnya di Halaman Tengah Panti asuhan.” Ujar Ibu Panti 2 Bora terdiam saat Ibu panti menjelaskan hal tersebut kepadanya, ‘Jika itu semua adalah kebohongan dari Glesa itu berarti selama ini mereka melakukan itu memang atas dasar kecemburuan karena Aarav seorang pelukis ternama.’Ujar Bora dalam hati
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai arm chair artinya
Baca
+Pustaka
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Ruang tamu rumah Sita tak seperti rumah keluarga kaya yang kaku: justru hangat, banyak rak buku, lampu-lampu sudut berwarna temaram, dan tanaman dalam pot keramik di beberapa sudut. Di sana, duduklah seorang pria separuh baya di atas wing chair berlapis kain abu tua. Sandarannya tinggi dengan “sayap” di kanan kiri, membuat pria itu tampak santai sekaligus berwibawa. Di pangkuannya tergeletak sebuah buku tebal — Bumi sempat membaca sekilas: Sejarah Sosial Jawa. Pria itu melepaskan kacamatanya, menoleh, lalu tersenyum kecil.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 384 kali sebagai arm chair artinya
Baca
+Pustaka
Wasiat Cinta Untuk Chiara

Wasiat Cinta Untuk Chiara

Ada bantal kain tepat di tengah ruang duduk yang nyaman, ditambah dengan lampu gantung mewah dan furnitur tua yang menambah kesan unik. "Aku kan orangnya rendah hati, Chia." Nardo melebarkan senyum, lalu menunjuk pada sofa di sisi kanan dengan dagu seraya melepas tiga kancing teratas kemeja yang dia kenakan. "Duduk di mana pun kamu mau, aku mau mandi sekalian ganti baju." Chiara hanya mengangguk, tatapan mata indahnya masih setia mengamati beberapa lukisan artistik yang terpajang di dinding.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai arm chair artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status