MAWAR
Purpelomawar berduri di tanganmawar hitam di tanganpohon mawartato mawar di leher samping
"Ya... papamu sudah gila, bahkan anaknya lebih gila, pria tidak waras, dia bahkan hampir membunuh seluruh penghuni rumahku dengan bom, bisa kau bayangkan betapa gilanya ia?"
Nico berdeham, dia mengusap belakang lehernya, mataya dia alihkan kemana saja agar tidak bersitatap dengan mata Mawar.
Itu hanya sebagian kecil keisengan nya, guna memancing Mawar keluar dari persembunyiannya yang pasti dia tidak akan pernah menyakiti Mawar dengan melakukan pengeboman itu.
Mawar mengerutkan keningnya heran, dia menatap Nico dengan tatapan horor."Untuk apa kau menekan tombol itu berengsek!?"