Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Malam Terlarang Bersama Paman

Malam Terlarang Bersama Paman

Terdengar nada khawatir dari kalimat yang baru saja diucapkan Deven. Nada melirik arloji yang melingkar di tangannya, “Jam sepuluh Mama pulang, ya.” Waktu kini menunjukkan pukul delapan malam. Nada berniat menunggu Ara sampai dua jam lagi. “Jam sembilan!” tolak Deven. Nada menghela napas, “Baiklah, Mama usahakan pulang jam sembilan, ya. Deven jangan tidur terlalu larut, besok masih harus sekolah.”
9.853.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai arti ayam berkokok jam 12 malam
Baca
+Pustaka
Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Membuat pria itu tampak sangat puas. Terdengar suara ketukan di pintu membuat Max mendongak. Pria itu bisa melihat sekretarisnya berjalan masuk. Arthur berhenti di depan meja Max. “Ini sudah jam makan siang, Max. Apakah kamu ingin aku memesan makan siang untukmu sebelum aku pergi?” tanya Altherr . Max mengangkat tangan kirinya di mana ada sebuah jam berwarna hitam yang melingkar di pergelangan tangannya. Karena terlalu serius bekerja sehingga Max tidak menyadari jika waktu berjalan dengan sangat cepat.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 350 kali sebagai arti ayam berkokok jam 12 malam
Baca
+Pustaka
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

Part 14 Malam itu terasa panjang, penuh dengan keheningan yang dipenuhi dengan ketegangan. Elora dan Arman berjalan keluar dari rumah Madam setelah percakapan yang penuh tekanan. Di luar, udara malam terasa dingin, tetapi keduanya merasa lebih terperangkap oleh perasaan mereka yang bertabrakan di dalam hati. Mereka tidak mengatakan apa-apa saat berjalan, hanya mendengarkan suara langkah kaki mereka yang bergema di jalan sepi.
914 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai arti ayam berkokok jam 12 malam
Baca
+Pustaka
Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Disaat dia kebingungan untuk mengetahui apakah hari sudah pagi atau belum, dia langsung menyambar ponselnya untuk melihat jam--karena kamar itu sangat kedap, gorden pun tak terbuka hingga tak terlihat perbedaan pagi dan malam. "Ya ampun udah jam segini?" Laura melotot saat menemukan angka 06:05 di layar ponselnya. "Berarti tadi malam aku ketiduran, dong?" Pikiran buruknya kembali muncul, dia berusaha mengingat apa saja yang mungkin terjadi tadi malam.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai arti ayam berkokok jam 12 malam
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

Namun tak satu pun dari mereka benar-benar tidur Karena di dalam dada masing-masing, mereka tahu malam ini adalah peringatan terakhir Dan besok, pamitan itu akan benar-benar dimulai. Malam belum sepenuhnya berlalu ketika suara ayam jantan pertama terdengar dari kejauhan. Tidak nyaring, seolah ragu untuk benar-benar membangunkan dunia. Aruna masih terjaga. Ia duduk bersandar di dinding kamar, menatap lantai yang kini tampak biasa saja—tak ada garam, tak ada bunga kering—namun hawa dingin itu belum sepenuhnya pergi.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai arti ayam berkokok jam 12 malam
Baca
+Pustaka
Pendekar Sejak Dalam Kandungan

Pendekar Sejak Dalam Kandungan

Desa itu di malam hari tak jauh berbeda dengan hutan, sangat sepi dan pastinya sangat gelap, tak ada seorang pun yang keluar rumah. Garaga juga merasakan bahwa di desa itu tak jauh beda dengan situasi dan kondisi di hutan tempat biasa ia berjaga. "Kukuruyuuuuuukkkk......." Ayam jago mulai berkokok, menandakan hari sudah pagi. Suaranya membangunkan seluruh warga desa tak terkecuali dengan Dewantara dan yang lainnya. Meskipun mereka semalam tidur sangat larut malam, tapi kali ini mereka tak lagi bangun kesiangan karena mendengar suara ayam berkokok yang terus berulang ulang.
9.456.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai arti ayam berkokok jam 12 malam
Baca
+Pustaka
GARA-GARA DIMADU, AKU JADI NYONYA, KAMU JADI BABU.

GARA-GARA DIMADU, AKU JADI NYONYA, KAMU JADI BABU.

Demam panggungkah? Sedikit pun aku tida bisa memejamkan mata, detik jarum jam terdengar begitu jelas ditelinga. Apa aku harus mulai menghitung agar bisa tidur? satu domba, dua domba, tiga domba. Trang! Trang! Refleks tubuh langsung terbangun, menengok jarum jam pukul 01.00 malam, tidak mungkin itu adalah suara tikus seperti di rumahku yang dulu. Jangan-jangan .... maling?
10100.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai arti ayam berkokok jam 12 malam
Baca
+Pustaka
BAIT-BAIT CINTA SANG PEMBERONTAK

BAIT-BAIT CINTA SANG PEMBERONTAK

Sesekali dari kejauhan samar-samar terdengar suara-suara anjing hutan melolong mewarnai suasana malam yang semakin mencekam, tak ketinggalan suara nyanyian jangkring yang tak pernah absen bergema bersahutan menggambarkan nyanyian malam di dalam hutan. “Sekarang, perkiraan jam berapa ya, Pak?” tanya Pak Ferdy. Pak Musa menyalakan handphonnya “Sekarang baru pukul 00.30,” sahut Pak Muza. “Pak. Kenapa Bapak tidak mengirim pesan saja pada keluarga atau tentara kita dan memberitahukan kalau kita ada di sini?” tanya Pak zainal pelan.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai arti ayam berkokok jam 12 malam
Baca
+Pustaka
Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki Penakluk Nona Muda

Malam makin hening. Tak lagi terdengar suara canda binatang malam. Hanya detak jam dinding memecah sunyi. TIK! TOK! TIK! TOK! Amisha meraba kuduk. Suara detak jam dinding itu terdengar mengerikan dalam kesendirian dan keheningan malam. Pukul satu dini hari. Amisha menguap. Rasa kantuk sudah sejak tadi menyerangnya. Namun, bukan Amisha namanya jika ia menyerah pada kantuk, saat ia tengah fokus menggarap pekerjaannya.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai arti ayam berkokok jam 12 malam
Baca
+Pustaka
Salah Kirim Paket

Salah Kirim Paket

“Aku mau sate ayam,Bang.” Sate ayam? Apa aku tak salah dengar? Aku melirik benda bulat itu, jarum jam sudah menunjukkan pukul satu dini hari. Namun Alia justru meminta sate ayam. Apa masih ada penjual sate di tengah malam seperti ini? Ada-ada saja permintaan istriku. “Jam segini penjualnya sudah pulang. Bagaimana kalau beli satenya besok? Sekarang Abang masakkan nasi goreng spesial?” bujukku.
1084.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai arti ayam berkokok jam 12 malam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status