MELAYANI TEMAN SUAMI
Lelaki itu sedikit merunduk.
"Ma, Mada datang membawa calon istri. Nila namanya. Orangnya cantik dan baik hati. Mada tidak bohong. Mada melihatnya dengan mata kepala sendiri. Sudah lama memperhatikannya." Ditatap wajah itu masih diam dengan pandangan sendu. Bibir mamanya tetap rapat. Mada meraih jemarinya.
"Dia memang bukan gadis, tapi Mada gak peduli. Mada nyari istri bukan hanya yang mau dengan Mada saja, tapi mau menyayangi Mama juga." Diusap kening mamanya dan dikecup.