Cinta Cita
Apakah, kado tersebut merupakan tanda perpisahan, karena pria itu tidak akan lagi mengganggu Cita.
“Ohh ... ya udah.”
“Ya ... udah?” ulang Duta.
“Iya,” jawab Cita singkat kemudian berdiri. “Dengan begini, aku tahu kalau dia nggak seserius itu.”
“Apa?” Duta ikut berdiri dan menggeleng tidak habis pikir. “Nggak seserius itu? Dua tahun lebih dia bolak balik Singapur demi bisa ketemu kamu, tapi kamu bilang dia nggak seserius itu? Apa Arya harus mati dulu demi kamu, dengan begitu baru bisa dibilang serius?”
Bab Populer