Aku Diabaikan Saat Setia
Tisu yang sudah basah oleh minyak itu lalu digerak-gerakkan di depan hidung Ibu.
Entah karena menghirup aroma kayu putih, atau memang sudah saatnya sadar, Ibu membuka mata. Bola mata Ibu bergerak dari memandang Bapak, lalu berpindah menatap Tisni.
“Ibu nggak apa-apa? Maafkan Tisni, Bu,” suara Tisni bergetar, seperti hendak menangis.
“Nggak apa-apa, Ibu... hanya sedikit pusing. Mungkin... karena hari ini Ibu puasa,” jawab Ibu terbata-bata.
인기 회차