AKU HANYALAH SELIR
Ia mulai terisak.
“Ema jawab!” hardik ibunya sudah tidak kuat membendung emosi.
Ema masih terus terisak.
“Atau, kamu memang akan menjalani ini seorang diri?” tanya ibunya lagi,
Kini tangis Ema pecah. “Hajar saja aku biar aku mati di tangan kalian. Bukankah aku ada di dunia ini juga karena kalian? Bukankah dulu aku lahir juga tidak diharapkan oleh kalian? Maka, untuk apa sekarang ini aku hidup? Bapak dan Ibu telah membawaku ke dunia ini, jadi, kembalikan lagi aku ke dalam tanah,” lirih Ema sambil menangis dengan bertumpu pada kedua lututnya. “Aku sudah menderita selama ini tanpa kalian peduli dengan perasaanku. Kini, untuk apa lagi aku masih ada di dunia ini jika aku harus menjalani segala ha
Bab Populer