Unknown
Ku lihat layar telpon ternyata itu Radit, dengan segara aku mengangkatnya.
“Bim,,,”suara Radit di telfon dengan nafas tidak teratur seperti habis berlari.
“Njir lu abis ngapain?”
“Bimm..”ucapnya lagi seperti susah menjelaskan keadaannya.
“Apa anjir lu gak usah buat khawatir, lagi di mana lu?”aku tidak sabar akibat khawatir dengannya.
“Gue-Gue kepergok sama komplotanya Bang Rio”
Hot Chapters