Mata-mata sang CEO
Wajah Jeremy terlihat sangat datar.
"Kedatanganku ke sini untuk membicarakan anak-anak kita. Pasti kau sudah tahu bukan, mengenai anak kita yang memiliki hubungan lebih dari sekedar teman," kata Arley.
"Kalau kedatanganmu ke sini untuk meminta aku untuk merestui mereka. Lebih baik kau pulang saja, aku tidak tertarik sama sekali," ucap Jeremy duduk bersandar.
Arley menatap Jeremy. "Ini sudah puluhan tahun, kau masih saja marah padaku. Aku juga sedih atas kematian Dayana dan kau menyalahkan penuh kematian Dayana padaku."
ตอนยอดนิยม