Pijatan Nikmat Sang CEO
“Pastikan kamu membuatnya merasa dihargai, bukan hanya sebagai terapis, tetapi sebagai individu yang luar biasa.”
Mendengar kata-kata Lila, Nathaniel merasa lebih percaya diri. Ia menyadari bahwa selama ini ia terlalu fokus pada dirinya sendiri, pada kesalahannya, tanpa benar-benar memikirkan apa yang Arissa inginkan dan butuhkan. Sekarang, ia ingin memberi Arissa kesempatan untuk merasakan bahwa ia tidak lagi dilihat sebagai sekadar profesional yang tak ternilai, tetapi sebagai seseorang yang berharga, yang bisa dicintai dan dihargai dalam segala hal yang ia lakukan.