Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Taubat Sang Pendosa

Taubat Sang Pendosa

Kurebut undangan itu dan mulai membacanya karena tak percaya dengan apa yang Ibu ucapkan. Pandanganku mengabur karena air mata yang mulai menggenang, saat melihat nama Ariska Maharani tertulis indah di sana. Apalagi melihat fotonya dengan seorang laki-laki tampan yang memakai jas berwarna hitam.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai artoria pendragon
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Suci

Pendekar Pedang Suci

Pemuda itu mengulurkan tangannya perlahan dan meraih selongsong pedang naga suci. Sarung pedang berwarna emas dengan ukiran naga yang berkuasa melingkarinya. Dalam sekali sentuhan, Xiu Zhangjian bisa memastikan jika ini adalah pusaka yang luar biasa. Xiu Zhangjian memejamkan matanya, merasakan sensasi luar biasa yang menyebar ke seluruh tubuhnya. Sumpah demi apa pun, ini adalah saat terbaik yang pernah pemuda itu rasakan seumur hidupnya.
9.9122.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai artoria pendragon
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Khoirul N.
Selamat malam, Maafkan penulis yg tidur terlalu lama hingga naskah ini baru up lagi. Jika terasa aneh atau berbeda, maklumin ya. Semoga besok bisa up lagi~ terima kasih bagi sesiapa yg mungkin menunggu cerita ini dilanjut.
Pek Siansu
saran saya buat pembaca. jgn prnhbacq buku yg bab nya 1 per hari. kalian akan kecewa karna tdk akan tamat. alias putus di tengah jalan. kemudia buku yg berseri alias trilogi atau apa. sebab belum tamat yg satu saja sdh sok nulis judul lain. akhirnya tdk kompeten
Baca Semua Ulasan
ARTUR

ARTUR

Hidan melempar pedangnya ke tanah dan memasang kuda-kuda. "bersiaplah dan keluarkan pedangmu" Artur mengeluarkan pedangnya dari tasnya dan melempar tasnya ke tanah namun dia tak mencabut pedang dari sarungnya. "hah itu kan pusaka legendaris itu kenapa dia bisa mendapatkanya" ujar orang-orang disana. Hidan tersenyum dan berlari ke arah Artur menerjangkan pukulanya, dengan sigap Artur menghindarinya tanpa kesulitan.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai artoria pendragon
Baca
+Pustaka
FATAMORGANA

FATAMORGANA

"Nggak merepotkan, itu sudah kewajiban Kakak. Yang penting Ariana sekolah yang benar, ya? Dan anggukan tegas dari kepala Ariana adalah semangat dan motivasi aku untuk lebih giat bekerja, mandiri dan berprinsip. Sudah benar keputusanku, menghilang untuk sementara dari laki-laki yang bernama Keyko Khayang Gumelar. Dan setelah semua beres kami pun segera berangkat ke halte. ****** Di Cafe, Waktu sudah menunjukkan pukul 13:00, namun sekumpulan cowok-cowok jomblo itu urung pergi dari meja kebesaran mereka. Bahkan ada yang celingukan, seperti mencari-cari seseorang. Sering ditengoknya jam tangan yang bertengger di pergelangannya. Namun tetap saja seseorang yang di tunggunya tidak ada. "Bos! Kamu k
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai artoria pendragon
Baca
+Pustaka
ARABELLA

ARABELLA

cibir Beno. ******************************
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai artoria pendragon
Baca
+Pustaka
Pendekar Naga Petir

Pendekar Naga Petir

Aura orang itu tidak biasa — bukan sekadar kekuatan murni, melainkan campuran antara roh dan petir, seperti sesuatu yang lahir dari eksperimen gila. “Jadi ini hasil penelitian roh di tempat ini?” gumam Qin Shan pelan. Pria bertopeng itu mengangkat tangannya perlahan. Dari balik jubahnya muncul arus petir hitam yang bergerak seperti ular, berputar mengelilingi tubuhnya. “Kau tidak perlu tahu lebih banyak,” katanya datar. “Yang penting adalah, kekuatan baptisan surgawi itu akan kembali ke tempat asalnya — Sekte Langit Retak.”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai artoria pendragon
Baca
+Pustaka
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Aura pedang yang menakutkan, dingin dan berkilauan, muncul dengan dahsyat, memancarkan kekuatan luar biasa yang tampaknya mampu menembus apa pun.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai artoria pendragon
Baca
+Pustaka
Pedang Penebusan

Pedang Penebusan

Zoltar sendiri, jubahnya compang-camping, memimpin aliansi musuh dari Drakmor, Sylvane, dan Korath, matanya penuh dendam. Kairos menyalakan perisai api, suaranya bergema. “Ini akhirnya! Hancurkan artefak, akhiri Valmoria!” Pertarungan epik meledak. Api Kairos membakar prajurit hantu, akar Vesper menjerat roh pendendam, bayangan Sylva memotong musuh, dan gelombang suara Draven menghancurkan formasi. Liora, pedang anginnya berputar, melepaskan badai kelopak yang menyapu musuh, suaranya tetap ceria meski tegang. “Ayo, teman-teman, kita nggak boleh kalah di panggung sebesar ini!” Draven menyeringai, meski napasnya tersengal. “Faye, kalau ini panggung, Voss dan kau bikin drama romansa epik!”
10567 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai artoria pendragon
Baca
+Pustaka
AIRÉLLE : Puzzle of Fantasy World

AIRÉLLE : Puzzle of Fantasy World

Airélle hendak merapikan rambutnya, sebelum sebuah hal baru mengejutkannya. “MY HAIR!” histerisnya melihat rambut keseluruhannya berwarna light blonde yang terurai indah menyentuh punggung. Airélle meraba lehernya karena merasa ada sesuatu di sana. “Necklace?” gumamnya. Kemudian ia menarik bandul di kalung tersebut, dan mengernyit. Bandul berbentuk spiral dengan ukiran pegasus bersayap hitam dan putih. Persis seperti pegasus yang ia temui di goa, dan pegasus yang sama yang mendorongnya masuk ke dalam portal.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai artoria pendragon
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status