Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KARMA PERSELINGKUHAN AYAH

KARMA PERSELINGKUHAN AYAH

“Loh, ya, benar apa yang Tante bilang kan?” “Tante ....” “Kamu itu aneh, cowok sekeren itu kamu tolak dengan alasan yang entah apa Tante juga enggak tahu.” Ya Tuhan apa aku sejahat itu? “Kamu kira di luar sana tidak ada yang suka pada Angga, Al? Banyaaaaaakkkk pasti gadis-gadis bule di Ausi sana pun banyak yang tergila-gila. B*gonya Angga nunggu cewek kayak kamu! Ah, Tante. Jadi emosi kan, sama kamu.”
1069.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai au angst adalah
Baca
+Pustaka
ANGELA (Sang Perias Jenazah)

ANGELA (Sang Perias Jenazah)

"Aku hanya mampir sebentar. Ada urusan di bunian yang harus aku selesaikan. Ini lebih ruwet daripada benang kusut." "Apa aku tidak boleh tahu urusan ruwet itu?" "Makhluk paling ruwet di alam semesta ini siapa coba?" Gumawang berbalik. Wajahnya terlihat serius. "Aku?" Angela bertanya ragu. "Memangnya aku bikin ruwet apa?" "Kau termasuk di dalamnya. Makhluk itu bernama perempuan. Aku dijodohkan, An."
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 462 kali sebagai au angst adalah
Baca
+Pustaka
PETARUNG JALANAN RUNGKAD JAGATGENI

PETARUNG JALANAN RUNGKAD JAGATGENI

Angin malam meniupkan semarak rasa, ada napas pertarungan mulai terbaca. “Diupah berapapun sebenarnya aku tidak mau bekerjasama denganmu. Aku begini karena terpaksa dan menghormati Han,” gumam Anjani pelan, sambil melirik Khansa. “Lha rumangsamu aku ki happy po piye?” balas Khansa, matanya tetap fokus pada Shih-Tzu, “Mereka sudah mau bergerak, ora usah tukaran. Aku yang kanan. Kamu yang kiri.”
1010.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai au angst adalah
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Bodyguard

Terjerat Pesona Bodyguard

Kemampuannya dalam mengingat memang payah, bahkan untuk dialog adegan pun sering diulang karena apa yang sudah dihafalnya mendadak buyar! “Tampan. Apa kamu tidak akan tergoda dengan pria setampan ini?” goda Angela membuat Aura meringis. Tergoda dengan pria menyebalkan seperti Axel? Sepertinya hal itu tidak mungkin terjadi sampai kapanpun! “Bukankah Max jauh lebih tampan?” balas Aura cuek. “Aku pikir Axel lebih tampan daripada Max,” bantah Angela. “Kalau gitu kita beda selera!” ucap Aura menutup perdebatan, tidak ingin memperpanjang perdebatan tidak penting. Apalagi tentang Axel!
1023.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 513 kali sebagai au angst adalah
Baca
+Pustaka
ANESTESI RINDU

ANESTESI RINDU

bentak Frans dengan suara baritonnya yang menggelegar marah. ​Langkah kaki dari arah tangga memotong ketegangan itu. Aurel berjalan menuruni anak tangga dengan langkah perlahan. Wajahnya tampak pucat, dan sebelah tangannya melindungi perutnya yang mulai sedikit membuncit.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai au angst adalah
Baca
+Pustaka
Belenggu Cinta Sang Pewaris

Belenggu Cinta Sang Pewaris

Husna tersenyum tanpa berniat untuk melihat video dalam ponsel Anggi. "Kamu bisa menyebarnya jika kamu, ingin." Husna lelah dengan orang-orang yang menginginkan dirinya hancur. "Baik, kamu pikir aku takut? Tidak, sebaliknya aku senang. Dengan begitu kamu akan keluar dari perusahaan ini dan bersiaplah menjadi gembel!" ujar Anggi penuh penekanan.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai au angst adalah
Baca
+Pustaka
Pelampiasan Pria Angkuh

Pelampiasan Pria Angkuh

"Gua gak jualan narkoba atau melihara tuyul, kok. Gak usah terlalu takut deket-deket sama gua." Vianca terperanjat, dengan malu dia berkata, "Maaf, Mas! Aku akui, aku takut secara berlebihan saat lagi sama Mas Zeva." Zeva mengerutkan alis. Setelah itu malah terkekeh lalu berkata, "Takut berlebihan artinya phobia. Emang lo phobia sama gua?" "Bu-kan gitu juga maksudnya." Vianca mulai panik, dia merasa sudah menyinggung Zeva.
1010.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 304 kali sebagai au angst adalah
Baca
+Pustaka
Istri Tangguh Tuan Angkuh

Istri Tangguh Tuan Angkuh

jawabnya santai. "Maksudmu aku gila?" "Apa Anda merasa?" tantang Adinda, menahan gemetar. "Kau! Benar-benar kurang ajar!" Dimas pun melemparkan tubuh kurus Adinda, hingga terlempar di kasur. Tanpa basa-basi, Dimas pun mengukungnya dan meraih dagu Adinda sembari tersenyum miring. Dia benar-benar ingin membuat perempuan itu ketakutan dan menyesal.
10115.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai au angst adalah
Baca
+Pustaka
Aster [Indonesia Ver.]

Aster [Indonesia Ver.]

bisik Green tepat di telinga Langit. “Lo itu, kalau mau kaya ya kerja. Gak usah manfaatin anak orang!” sinis Langit. Bugh! Rian memukul Langit tepat di rahang lelaki itu. “Lo gak lebih baik dari gue, anjing!” umpat Rian dengan emosi meledak-ledak. Langit tersenyum meremehkan seraya memegangi ujung bibirnya yang sedikit terluka. “Seenggaknya gue gak selingkuh dan manfaatin anak orang kayak lo!”
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai au angst adalah
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

Dia yang berselingkuh, dia pula yang seolah marah. Tak sampai lima menit, isi piringku licin tandas. Aku membawanya ke dapur dan meletakkannya di sink. Saat kembali ke depan, Bang Asman masih duduk di tempatnya yang tadi. Aku mengumpat dalam hati. Entah apa maunya lelaki ini. “Anggi hanya teman.” Langkahku terhenti. Untuk apa dia menjelaskan? Dia pikir aku peduli?
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai au angst adalah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status