Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Pengawal Biasa

Bukan Pengawal Biasa

Esok paginya. Art dipanggil pagi-pagi sekali oleh Goon. Dia diajak sarapan bersama di sebuah ruangan yang sepertinya tidak dibebaskan untuk umum, maksudnya orang-orang Phantom di level rendah dan medium. Tapi mengingat itu ... memangnya Art ada di level apa? “Selamat datang di Awan Ketujuh.”
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai awaits artinya
Baca
+Pustaka
Arwah Istri Sah

Arwah Istri Sah

Artis itu marah, lalu pergi meninggalkan Diego dan Elina yang tampak saling pandang di dalam ruangan VIP. "Apa Kak Sherina benar-benar sudah mati, Kak Diego? Apa dia marah pada kita?" Elina melihat tulisan berwarna merah di dinding putih dengan ekspresi wajah yang terlihat merasa bersalah. Aku tertawa sinis, "Bukankah kamu yang tahu jelas apakah aku masih hidup atau sudah mati?"
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai awaits artinya
Baca
+Pustaka
Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

Terikat Kontrak Pernikahan CEO Posesif

Kaisar yang dulu posesif, kini diam-diam menjaga dari jauh, bahkan kadang menitipkan pesan lucu lewat Narumi. Di hari Minggu sore, Nataya dan Wala berjalan di pasar seni. Mereka tertawa saat membeli lukisan kecil bertuliskan: “Kebahagiaan dimulai saat kamu berhenti takut kehilangan.” Wala menatap Nataya dan berkata: “Kalau suatu hari nanti kamu ragu lagi… baca lukisan ini.” Nataya hanya mengangguk dan menggenggam tangan Wala lebih erat.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai awaits artinya
Baca
+Pustaka
Menanti Kabut dan Awan Berpaling

Menanti Kabut dan Awan Berpaling

kataku datar. Kilatan rasa terluka melintas sesaat di wajah Ardian. "Tunggu sebentar lagi." "Tunggu sampai aku melihatmu menghabiskan sup ikan ini. Setelah habis, aku akan langsung pergi, bagaimana?" Aku tidak terbiasa mendengarkan omong kosong orang lain. Sambil memijat pelipis, aku memberikan peringatan terakhir, "Keluar!"
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai awaits artinya
Baca
+Pustaka
Tak Lagi Menunggu Untuk Dipilih

Tak Lagi Menunggu Untuk Dipilih

Setelah ujian nasional selesai, kami berlima teman masa kecil yang sudah sangat dekat sejak kecil, berkumpul untuk bermain permainan kekompakan. Ronde pertama, sahabatku, si Mina bertanya, “Kalau salah satu dari kita terjebak di daerah pinggiran kota tengah malam, siapa yang akan kalian selamatkan lebih dulu?” Tiga pemuda yang sejak kecil sering dijuluki sebagai calon suamiku itu tanpa ragu menuliskan nama Mina secara bersamaan. Orang-orang langsung menyoraki mereka karena terlalu kompak. Dengan wajah memerah, Mina menjelaskan, “Mungkin karena aku yang paling penakut. Jena begitu hebat, dia sama sekali nggak membutuhkan orang lain untuk menyelamatkannya.” Mereka semua mengangguk. Namun, me
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai awaits artinya
Baca
+Pustaka
Ditikam CInta 2

Ditikam CInta 2

Ujar Bora. 3 Bulan kemudian Akhirnya Aarav pulang ke tanah air bersama Elard dan Bela. Para Awak Media menunggu Aarav di pintu kedatangan internasional, “Selamat Tuan Aarav karena anda mendapatkan penghargaan tertinggi pelukis dunia.” Ujar Media 1 “Terima kasih, ini semua berkat kalian semua.” Ujar Aarav “Apa rencana anda setelah anda sudah menyandang Master Pelukis dunia?” Tanya Media 2
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai awaits artinya
Baca
+Pustaka
RUMAHKU ADALAH KAMU

RUMAHKU ADALAH KAMU

“Soal dunia di luar sana, itu belakangan.” Arsen tersenyum tipis. “Karena di luar sana, masih banyak yang nunggu karya kamu. Mereka nunggu Aira yang penuh bakat.” Aira mengangguk pelan. “Aku akan coba percaya,” katanya lirih. “Setidaknya … sekali ini.”
10746 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai awaits artinya
Baca
+Pustaka
Darling Enemy

Darling Enemy

Jawab Yati enteng. "Ooohhh... iya emang, tulisan stay cool, arti harafiahnya itu tetap dingin. Tapi itu bahasa kiasan. Artinya adalah tetep tenang, atau tetep santuy bahasa kekiniannya." Terang Vanilla geli. Kalau menerjemahkan bahasa menggunakan aplikasi g****e translate memang begitulah hasilnya. Bias ke mana-mana euy!
1021.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 458 kali sebagai awaits artinya
Baca
+Pustaka
Kupu-kupu Kertas

Kupu-kupu Kertas

“Nanti karya Ava juga dijual di sini.” Pemuda brewok itu meremas-remas bungkus rokoknya dengan tidak jelas. “Iya, lukisan Ava bagus deh pokoknya, Bu!” Ia terdiam dan menghela nafas panjang. “Bener! Nanti Lukisan Ava sampai ke Perancis, kok!” “Beneeer… Masa Ava bohong?” “Sholat, lah! Ava sholat, kok!” Dibiarkannya abu rokoknya memanjang sampai jatuh ditarik gravitasi. “Nanti deket-deket lebaran Ava pulang.” “Jaga kesehatan ya, bu. Salam buat Farah.” Ia terdiam sebentar. “Wa’alaikum salam…”
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai awaits artinya
Baca
+Pustaka
Menikahi Anak Presdir

Menikahi Anak Presdir

"Bisa kita menggambar itu saja?" "Tentu." Athaya tersenyum. Setelah menganggukan kepala, Arawinda pun mulai menyoretkan sketsa di atas selembar kertas pemberian Athaya. "Sebenarnya, titik dari serunya menggambar adalah saat kita memutuskan ide sketsa, saat tangan kita mulai menari bersama pensil dan saat pembubuhan warna. Karena menurut saya, ketiga aspek tersebut bisa memiliki makna terselubung. Tentang perasaan, pikiran dan lain hal."
102.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai awaits artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status