Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

Kabut mendidih berpadu dengan kepulan asap, menciptakan pemandangan yang tak biasa di pagi hari. "Fantastis!" desis Amasu pada dirinya sendiri, jemarinya mengetuk-ketuk pahanya dengan irama tak sabar. "Kumbayoni menanggapi 'Baruna Warih' dengan 'Agni Prana' yang begitu kuat, sungguh duel para dewa! Sayang sekali, air si Gagak Rukma... oh, dia terlalu cepat! Dan... lihat itu, garis infantri Wasa Mandala mulai terdorong mundur! Sungguh pertunjukan yang patut disaksikan!"
101.8K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as awak sampayan
Read
+Library
Requiem For a Swan

Requiem For a Swan

"Apa maumu, Adrian?" Adrian merogoh saku celananya, mengeluarkan sebuah flashdisk kecil berwarna perak dan meletakannya di antara mereka. "Samuel memberimu data tentang manifes pengiriman Blue Swan, kan? Itu data sampah. Hanya pengalihan." Lily mengernyit. "Maksudmu?"
648 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as awak sampayan
Read
+Library
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Petani di Peru mengaku mendengar suara dari ladang mereka, anak-anak di Kyoto menggambar simbol spiral di dinding sekolah tanpa tahu artinya, dan seorang perempuan tua di Sudan tiba-tiba mengucap kalimat dalam bahasa yang tak pernah ia pelajari: “Sangkaning rasa kudu hirup dina eling.” (Asal dari rasa harus hidup dalam kesadaran.) Video fenomena ini tersebar di seluruh media sosial. Orang-orang menyebutnya The Awakening Ground. Tapi bagi Larisa dan Arjuna, mereka tahu bahwa itu adalah Pesan dari Tanah. Larisa menatap layar berita yang memuat laporan fenomena itu dari berbagai benua.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as awak sampayan
Read
+Library
Ranjang Panas Suamiku

Ranjang Panas Suamiku

bisik Agnira merutuki kebodohannya. Pintu kamar terbuka pelan, Sambara masuk dengan wajah yang sudah terlihat segar. Tangannya memegang satu nampan berisi sarapan serta buah-buahan segar. "Selamat pagi," sapa Sambara hangat. Pria itu menaruh nampan di meja kecil samping tempat tidur, lalu meraih segelas susu dan menyerahkan pada Agnira. "Minumlah, biar tenagamu banyak," ucap Sambara terdengar ambigu.
1080.5K viewsOngoingAdded to Library 3.0K Times as awak sampayan
Read
+Library
Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Langkah Dewi : Warisan Rahasia

“Kesadaran baru… tapi bukan dari bumi. Dan ia sedang belajar mencintai kekuasaan.” Suara Ibrahim terputus, layar berubah hitam — lalu muncul teks terakhir: “The Awakened Code has chosen its host.”
957 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as awak sampayan
Read
+Library
Kebangkitan Sang Bayangan

Kebangkitan Sang Bayangan

Mereka bertemu di sebuah kafe kecil di pusat kota, tempat yang ramai tetapi cukup aman untuk diskusi rahasia. Lark adalah pria paruh baya dengan rambut yang mulai memutih, tetapi matanya masih memancarkan kecerdasan dan ketajaman seorang agen rahasia. Ketika Luca menjelaskan situasinya, Lark mendengarkan dengan penuh perhatian. “Aku tahu tentang Spectre,” kata Lark akhirnya. “Dan aku tahu tentang Bayangan Kedua. Mereka telah menjadi ancaman besar selama beberapa dekade.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as awak sampayan
Read
+Library
Awan Tenang, Angin Membawa Cinta

Awan Tenang, Angin Membawa Cinta

Kini, kondisi Keluarga Wicaksono sedang goyah, maka barang-barang yang masih layak jual ia unggah ke internet untuk dijual. Menjelang sore, muncul notifikasi pesan dari akun asing di media sosialnya. [Hai Wulan] Wulan membukanya. Foto profil si pengirim adalah hasil tes kehamilan, jelas menunjukkan hasil positif. Nama pengguna akun itu adalah ‘Maya Happy’. Itu akun baru milik Maya, akun pribadi yang hanya dibagikan pada orang tertentu. Kehamilannya belum ia umumkan ke publik. Dari semua akun yang diikutinya, Wulan adalah satu-satunya.
8.944.6K viewsCompletedAdded to Library 981 Times as awak sampayan
Read
+Library
Harapanku

Harapanku

Dia hanya memandangi dan berkata dari jauh. Tante Mira Sedih sekali perasaannya saat itu dan ada perasaan bersalahnya karna dia penyebab kematian kakaknya. Andai saja kakak nya tidak hadir di acara lamarannya, kakaknya pasti masih hidup saat ini. Tetapi dia tidak boleh menyalahkan diri nya sendiri, karna takdir sudah di atur oleh Allah. Karna kematian sudah di atur oleh Allah, manusia tidak ada yang tau.
2.3K viewsOn holdAdded to Library 77 Times as awak sampayan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status