Kupikir 'baper' itu salah satu kata paling luwes di percakapan sehari-hari kita.
Secara harfiah, 'baper' singkatan dari 'bawa perasaan' — yaitu keadaan ketika seseorang jadi terlalu terbawa emosi atau mudah tersinggung oleh sesuatu yang biasanya dianggap sepele. Dalam bahasa Inggris ada beberapa terjemahan yang bisa dipakai, tapi semuanya nangkep sebagian makna saja: 'to be touchy' atau 'to be overly sensitive' cocok untuk sisi negatif atau menggurui. Kalau konteksnya lebih romantis atau sentimental, 'to get emotional' atau 'to be emotionally invested' terasa lebih pas. Untuk nuansa bercanda antar teman, orang biasanya bilang 'to take it personally' atau 'to get their feelings hurt'.
Kalau aku harus memilih satu frasa serbaguna, sering pakai 'to take it personally' karena fleksibel—bisa dipakai waktu orang marah kecil, bete gara-gara komentar, atau malah baper karena pujian. Meski begitu, terjemahan terbaik tetap tergantung konteks: nada pembicaraan, hubungan antar pembicara, dan apakah itu celetukan atau masalah serius. Aku sendiri suka bereksperimen pakai beberapa opsi itu saat nge-translate chat teman biar nuansanya tetap hidup.