I'm The Richest
Irkhas manggut-manggut, lalu Dirgan kembali bicara, "Sebenarnya... kamu enggak harus bekerja serabutan hanya untuk memahami seluk-beluk perusahaan."
Irkhas tersenyum mendengar itu, lalu berkata, "Mempelajari perusahaan itu seperti makan bakso, kita harus mencicipinya, barulah kita bisa membuat kesimpulan yang paling tepat."
Obrolan mereka terputus, ketika seorang pramusaji menghidangkan pesanan di atas meja mereka.
"Selamat menikmati," ucap pramusaji itu dengan anggun dan ramah.
"Terimakasih, Mbak," ucap Dirgan sebelum pramusaji itu kembali.
Hot Chapters