Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengendali Sistem Terkuat

Pengendali Sistem Terkuat

jawab Martis, wajahnya masih sama, ia sangat serius. "Cih! Aku terpaksa melakukan ini!" seru si Toping Hitam. Kali ini ia terpaksa mengeluarkan seratus persen kekuatannya. Karena jika tidak begitu, ia tidak dapat mengimbangi Martis. Ia merasa bahwa Martis tidak memiliki celah sedikitpun, baik itu kecepatan serangan, kekuatan serangan, sampai kekuatan pertahanan. Semuanya tertutup rapat tanpa celah. Karena merasa terdesak, si Topi Hitam mundur sejenak lalu membuka jubah hitam yang menjadi ciri khasnya. Semua penonton langsung gaduh setelah melihat apa yang ada di balik jubah itu.
9.7108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai background hitam polos
Baca
+Pustaka
Pengantin di Gerbang Hitam

Pengantin di Gerbang Hitam

aspal yang mengkilap karena siraman air, lampu darurat yang berputar lambat melempar cahaya jingga ke dinding beton, dan bau hangus yang menyengat. Malam sudah terlalu larut, meninggalkan kesunyian yang mencekam setelah badai sirine mereda. Di belakangnya, terdengar suara gesekan kain. Arden melepas jasnya yang sudah ternoda abu, menyisakan kemeja putih yang kini lengannya digulung kasar hingga siku.
10944 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai background hitam polos
Baca
+Pustaka
Black Finger (Indonesia)

Black Finger (Indonesia)

Ia kembali mengarahkan cahaya hitam ke orang yang mencoba menyerangnya dengan peluru. “Hentikan itu! Atau aku benar-benar harus membunuhmu!” ancam Ryu. Ia terus menghalau serangan William yang ditujukan ke manusia yang ada di sekitarnya. Dalam lima menit kedatangannya, William telah menghancurkan setidaknya 75% markas besar kepolisian, dan mereka yang mati sudah tidak terhitung jumlahnya. Saat William masih bisa mengingat Isabel, maka berarti William masih belum kehilangan kesadarannya. Semakin banyak jiwa-jiwa yang terserap oleh tangan hitamnya, maka perilaku William akan lebih brutal. William mungkin tidak menyadari, bahwa Aragon tidak pernah mati, jiwanya justru menyatu dengan jiwa Will
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 478 kali sebagai background hitam polos
Baca
+Pustaka
Prime Time Bersama Mas Polisi

Prime Time Bersama Mas Polisi

"Deal. Asal peringatan saya tadi kamu patuhi. Orang yang sedang gelap mata itu cenderung kalap." "Siap, Om. Delapan Enam!" Kiran mematikan ponsel saat Andika menghentikan kendaraan. Jalan Kapten Sumarsono saat ini ramai oleh para warga dan juga polisi yang berpakaian preman. Kiran mengetahui penyamaran mereka karena ia mengenal beberapa polisi berpakaian preman itu. Salah satunya adalah Garuda. Garuda terus berbicara di ponsel dengan suara keras. Garuda yang biasanya easy going dan humoris, berubah tegas saat sedang bekerja.
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 351 kali sebagai background hitam polos
Baca
+Pustaka
MARCO-POLO

MARCO-POLO

TAR! Polo dan lainnya terkejut karena mendengar suara seperti petasan yang diluncurkan ke atas langit. Mereka spontan menoleh dan mendongak ke atas. Tembakan dengan luncuran asap berwarna merah muda membumbung tinggi sampai ke atas atap hanggar. Mata semua orang terbelalak ketika mendapati seorang wanita mengenakan setelan hitam seperti yang mereka temukan di bunker, berdiri tegak di kejauhan, terlihat garang dari penampilannya.
1014.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 563 kali sebagai background hitam polos
Baca
+Pustaka
Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

"Siapa tau, keberadaan HHC juga akan terangkat dengan kehadiran Anda di sini? Siapapun akan senang menjilat Anda. Gunakan kesempatan itu buat cari peluang!" Kevan geleng-geleng. Dia meraih minumannya, lalu menengguk dengan rakus. Seorang presenter wanita berhasil mencuri perhatian Kevan. "Bank Commonwealth Internasional telah meluncurkan produk baru. Yaitu Kartu Hitam Exclusive tanpa batas limit pada bulan lalu." Kevan mencermati setiap kata yang diucapkan oleh presenter wanita. Kemudian, terpampang gambar Kartu Hitam Exclusive pada layar lebar di belakang presenter.
9.8128.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai background hitam polos
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Master KidOO
Bab. 127-128. Citra Mr KidOO rusak sudah. Mr KidOO harusnya berdiri sendiri, baik hati, ramah, independen, dan tidak suka menjilat. Tapi, yaa sudahlah, Novel karya adikku. Dia yang mengatur semuanya. Sebagai Kakak yang baik hanya satu kalimat untuknya. “Lanjutkan. Novelnya bagus.”
Zoya Dmitrovka
Hai! Hai! Zoya di sini. Maaf yah, Zoyaliciouz. Kemarin aku tidak dapat signal cuaca buruk jadi hanya update 1 bab. Hari ini Insyaallah update seperti biasa 3 bab. Terima kasih untuk kakak-kakak yang sudah memberikan germ. Beri komentar bintang 5 yukk agar bintang di novel ini menyala! Mamacih
Baca Semua Ulasan
Salah Sistem! Aku Satu-satunya Murid Pria di Akademi Wanita

Salah Sistem! Aku Satu-satunya Murid Pria di Akademi Wanita

Tiga koper hitam berbahan polikarbonat anti-peluru ditendang hingga terbuka, memamerkan tumpukan uang kertas seratus ribuan yang masih tercium bau tinta cetak bank. Di bawah cahaya bulan purnama yang menyelinap masuk lewat celah jam raksasa, Victoria berdiri melipat tangan di dada. Ratu Asrama Tengah itu mengenakan mantel bulu rubah putih, menatap Dimas dengan keangkuhan absolut yang dia warisi dari garis keturunan konglomeratnya. Dua pria berjas hitam raksasa berdiri di belakangnya layaknya patung penjaga neraka.
10248 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai background hitam polos
Baca
+Pustaka
Pak Dosen Tak Bisa Melepaskanku

Pak Dosen Tak Bisa Melepaskanku

gumamnya. Piksel-piksel di layar menajam, menyusun siluet menjadi bentuk yang nyata. Namun, helm full-face hitam itu tetap menjadi perisai yang angkuh bagi identitas si pengendara. "Perbesar bagian tangannya," suara Senja merendah, nyaris berbisik. Ada sesuatu yang janggal—sebuah tekstur yang memicu memori lama di kepalanya.
10745 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai background hitam polos
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Sahabat Pacarku

Sentuhan Panas Sahabat Pacarku

Jantungnya seakan berhenti berdetak saat melihat sosok di hadapannya, seorang pria tinggi besar, berpakaian serba hitam. Wajahnya tertutup topeng hitam polos, hanya menyisakan mata tajam yang memandang dingin ke arahnya. “Siapa... kamu…” suara Marsha lemah, nyaris tak terdengar. Tangannya gemetar, mencoba meraih ponsel di meja kecil di samping kursi taman, tapi kekuatannya lenyap begitu saja Sosok itu melangkah maju, bayangannya menutupi cahaya pagi. Napasnya berat, teratur, mengerikan.
10104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai background hitam polos
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status