Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat Oleh Sentuhannya

Terjerat Oleh Sentuhannya

Melihat pria tersebut lengah Dini pun berusaha menjauh namun belum sempat Dini pergi pria tersebut langsung tersadar dan menendang perut Dini sehingga Dini terduduk di lantai dengan memegang perutnya yang sakit. “BERANI KAMU SAMA SAYA, DASAR WANITA MURAHAN,” teriak pria tersebut dengan emosi dan menarik rambut Dini dengan kasar agar bangkit dari duduknya. Dini meringis kesakitan saat pria tersebut menarik rambutnya, ia berusaha memegang tangan pria tersebut agar terlepas, namun sia-sia karena tenaga pria tersebut semakin kuat walau sedang mabuk. Dini menangis ketakutan dan kesakitan, ia sangat berharap Kenzi segera menolongnya ya hanya Kenzi yang saat ini Dini harapkan.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai bagaikan tertusuk duri lirik
Baca
+Pustaka
Hati Yang Terluka

Hati Yang Terluka

Ia pun tidak lupa untuk mencium keningnya Arsyila dengan lembut. "Laila!" lagi-lagi bu Salsa berteriak dengan keras. "Ya Allah, apa lagi ini." kata Laila sedikit kesal. "Tak bisakah suaramu kecilkan sedikit wahai ibu mertua? Kesal sekali rasanya." gerutu Laila karena bu Salsa terus saja memangilnya. Bahkan, teriakannya seakan berada di hutan belantara yang jauh dari kata keramaian. Dan mau tidak mau Laila pun harus menemuinya.
637 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai bagaikan tertusuk duri lirik
Baca
+Pustaka
Sedalam Cinta Naura (Apakah Kamu Bahagia?)

Sedalam Cinta Naura (Apakah Kamu Bahagia?)

Air yang menggelitik, tak secantik indah cahayamu Buah yang ranum dan emas yang berkilau Tak sebanding dengan paras lentikmu Jika terkumpul semua pertama dan intan dalam genggaman Aku menolak, dan lebih menginginkan senyumanmu Cukup senyumanmu Tapi..., apalah daya, kini senyummu telah tergantikan duri Bunga indahmu hanya cukup ku pandang Dan kau menusukku meskipun aku memuji indahmu
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai bagaikan tertusuk duri lirik
Baca
+Pustaka
OGAH MARRIED!

OGAH MARRIED!

Terpurukku di sini, dipeluk bimbang sikapmu Membeku dan sara tak terkira “Kamu dengar lagu itu? Sebagai musisi pasti kamu tahu. Lagu itu menyuarakan jeritan hatiku setelah kamu sukses memperdaya aku.” Adri diam. Menyimak. Adalah kau tuangkan cinta ke dalam tungku yang tengah panas menyala Adalah kau padamkan bara tatkala hangat mulai memuai jiwa [Catatan Penulis: Yang ingin tahu seperti apa lagunya seperti apa silahkan search di Youtube: KLA Project - Terpurukku Di sini] “Aku tahu aku tak pantas dimaafkan. Tapi aku masih percaya pada yang namanya mujizat. Dan mujizat yang kuharapkan saat ini adalah maafmu.”
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai bagaikan tertusuk duri lirik
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Dimana dia menangis, itulah matimu Dimana dia terbaring, kau bukan siapa-siapa Dia menangis, kau tertawa Dia menangis, kau berdusta Dia menderita, kau bahagia Dia bahagia, kau penuh cita Inilah hidup kita, hidup dia Dia hidup karena ingin hidup kita Dia makan, karena kitalah akan makan Sejak sore tadi, ibu mengerang Merasakan sakit tidak terkira Bahkan, jiwaku lemas melihatnya Aku menangis, dia tambah menangis Akhirnya aku tertawa, dia tersenyum Bahagiaku, ternyata bahagianya Aku tidak menyangka, mataku untuknya Betapa tidak mungkin aku menginjak Semata hidup hanya untuknya Ibuku, berjalan dari gunung satu Mengunjungi gunung selanjutnya
8.99.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai bagaikan tertusuk duri lirik
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Brakkkk Krosak Aku kembari terpental, kali ini aku terhempas ke arah semak-semak berduri, duri-duri itu mengenai bajuku hingga sobek, bahkan beberapa duri itu menacap membuatku berdarah di sekujur badanku. Wajah, tangan, badan dan kaki, kini sekarang tampak terlihat banyak luka akibat duri dari semak belukar yang membuatku kesakitan. Aku berusaha menahan rasa sakit dan kembali berdiri, entah mengapa tekadku begitu kuat sampai aku tidak mempedulikan tubuhku yang penuh luka ini. Aku seperti tidak peduli dengan rasa sakit yang aku terima, aku kembali bangkit dan berjalan kembali mendekati mereka bertiga. Mencoba menghiraukan sosok Eva yang berdiri di depanku.
9.8683.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.1K kali sebagai bagaikan tertusuk duri lirik
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
Alunan Cinta

Alunan Cinta

Akhirnya ku menemukamu Saat hati ini mulai merapuh Akhirnya ku menemukanmu Saat raga ini ingin berlabuh Ku berharap engkau lah Jawaban segala risau hatiku Dan biarkan diriku Mencintaimu hingga ujung usiaku Jika nanti ku sanding dirimu Miliki aku dengan segala kelemahanku Dan bila nanti aku disampingmu Jangan pernah letih tuk mencintaiku Akhirnya ku menemukanmu Saat hati ini mulai merapuh "Abang." Adara menggenggam leher gitar yang di petik oleh Arya.
103.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai bagaikan tertusuk duri lirik
Baca
+Pustaka
BERTEMU RINDU

BERTEMU RINDU

, sahut Alsha menyikut perut Angga. "Sewot aja loe, Adek kelas", ujar Angga tidak terima. "Loe kenapa, Kak Dimas? Dari tadi diem aja?" tanya Alya kepada Dimas yang diam saja. "Ah, dari tadi dia itu emang kaya lagi orang putus cinta. Kebanyakan bengong. Awas, lama-lama kesambet baru tahu rasa loe", kata Dani. "Loe kenapa, Dimas?" tanya Andra kepada Dimas.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai bagaikan tertusuk duri lirik
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali, Aku Kembali Terjebak

Terlahir Kembali, Aku Kembali Terjebak

Justin terdiam sejenak, lalu menjawab lirih pada Vinnie, “Takut, aku nggak mau ditertawakan orang!” Napasku mulai memburu, kelopak mataku yang bergetar hebat berusaha untuk terbuka. Vinnie merasa puas dengan jawaban Justin, lalu tertawa pelan. “Justin, ibumu sekarang sedang sangat menderita. Mau bantu dia lepas dari rasa sakit? Lepaskan saja selang itu dari ibumu, maka dia nggak akan sakit lagi dan kamu pun nggak akan ditertawakan lagi, bagaimana?”
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai bagaikan tertusuk duri lirik
Baca
+Pustaka
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Di sampingnya, Chuntao menatap dengan ekspresi takjub yang tulus, seolah baru saja menyadari sesuatu yang selama ini tersembunyi. Melodi itu perlahan berubah, naik ke nada yang lebih tinggi namun tetap lembut—menggambarkan puncak gunung yang diselimuti kabut, aliran sungai yang tenang namun dalam, dan kerinduan yang tak terucap namun tak pernah hilang. Setiap ketukan jari, setiap jeda yang kubuat, memiliki makna yang tak terucap: tentang kesunyian empat tahun, tentang ketabahan yang tak pernah pudar, dan tentang harapan yang tak pernah mati walau tak pernah disapa.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai bagaikan tertusuk duri lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status