Tentang Rasa
Senyuman terukir di wajah Agam, lalu pria itu berkata, “Manis, seperti kamu. Aku suka. Tapi aku lebih suka kamu.”
“Ck! Masih sakit juga, udah gombal aja,” sahut Rinjani tak acuh.
“Beneran, loh. Kamu manis …,” jawab Agam setengah berbisik.
Rinjani berusaha tidak terpengaruh ucapan Agam. Gadis itu kembali menyibukkan diri dengan melanjutkan memotong buah.
Agam melihat Rinjani salah tingkah menjadi semakin gencar menggoda gadis itu. “Wajahmu merah, Rin. Apa kamu demam? Atau ….”
Bab Populer