Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
IBU YANG KAU BUANG

IBU YANG KAU BUANG

Aku mengelus puncak kepala putriku itu, bermaksud untuk menenangkan tangisnya. Semua yang ada di dunia ini memanglah hanya titipan semata, termasuk harta. Tidak ada yang tahu, kapan kita akan kehilangan sesuatu yang berharga di dunia ini. Karena setiap yang berasal dari-Nya pasti akan kembali kepada-Nya. Jadi jangan pernah bersedih jika kita kehilangan harta, tapi bersedihlah hanya untuk akhirat kelak. Dina menganggukkan kepalanya. Kasihan sekali dia. Pasti ini menjadi pukulan besar untuknya.
8.4K viewsCompletedAdded to Library 337 Times as bahan gabut
Read
+Library
Jerat sang Mantan

Jerat sang Mantan

Barang yang dibuang oleh orang lain akan disulap menjadi uang di tokonya yang sudah berdiri bertahun-tahun ini. Setiap Binar mengomel soal papan jelek bulukan itu, Sam selalu merentangkan kedua tangannya lebar-lebar. Menunjuk dan menyapukan pandangannya pada setiap benda bekas yang dijual di toko ini sembari berkata dengan sok bijak dan tersenyum lebar “One man’s trash is another man’s treasure.” “Kalau tokonya jadi gak laku gara-gara papan bulukan itu aku gak tanggung jawab!” ancam Binar di satu hari.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as bahan gabut
Read
+Library
Pengantin Kedua Janardana

Pengantin Kedua Janardana

" Qadry : 50 jutaan. Jeffrey : Itu duit semua? Fawwaz : Enggak, campur daun, @Jeffrey. Ibrahim : Kupikir, campur pasir. Wahyudi : Tanah. Dimas : Batu. Lazuardi : Air. Beni : Semen. Robi : Bata. Frank : Paku. Fauziah : Seng. Riaz : Besi. Anjani : Keramik. Nawang : Cat. Andara : Enakan campur suwiran ayam. Mukti : Daging. Yuyun : Ikan. Fikri : Peteuy. Imas : Teri. Sony : Jengki. Dhenok : Kecipir. Novan : Rebon. Nindya : Ikan asin. Sudrajat : Cumi kering.
8.59.0K viewsCompletedAdded to Library 188 Times as bahan gabut
Read
+Library
Puncak Kehidupan

Puncak Kehidupan

"Astaga, bukankah gudang harta karun ini agak terlalu besar?" Alex tercengang ketika dia melihat sekeliling. Daripada gudang harta karun, lebih tepat menyebutnya hanggar. Seluruh area itu sebesar lapangan sepak bola, dengan berbagai barang ditumpuk di dalamnya. Mayoritas dari mereka adalah batu-batu tertentu yang memiliki pola hitam-putih. Batu itu berat untuk dipegang, tetapi tidak ada energi spiritual di atasnya. Untuk apa itu digunakan sebelumnya tidak diketahui.
8.53.4M viewsCompletedAdded to Library 129.8K Times as bahan gabut
Show Reviews (846)
Read
+Library
Raka Abqary
percuma dong alex mnjadi sngat kuat toh pada akhirnya hanya alex dan kaisar rowan yang tersisa dibumi..& ternyata tujuan dari cerita ini ialah hanya mencari & bertemu leluhur rockfeller,yaitu dewa sang pencipta..gk seru,gak sesuai dgn harapan,masa iya stlh reinkarnasi alex jdi murid SMPnya dorothy?
Film Nonton
author ngga jelas akhirnya hapoy atau sad, bikin cerita fantasi kesaktiannya ngga masuk akal dan hiperbola, pembaca sudah bayar mahal mahal per episode tapi ceritanya mengecewakan. siapa ini authornya? biar diingat lain kali sebelum membaca karyanya
Read All Reviews
SEMANIS LUKA SANG AHLI WARIS

SEMANIS LUKA SANG AHLI WARIS

"Baik den." Bibi menaruh keranjang baju kotor milik Rafri di lantai lalu mengambil kantong plastik besar yang berisi sampah yang berada di tempat sampah. Sebelumnya, bibi meneliti terlebih dahulu sampah-sampah mana yang termasuk anorganik. Bibi melihat salah satu barang yang sangat mencolok di tempat sampah. Dia melihat benda berbentuk kotak berwarna merah dan berbahan dasar beludru. "Den, sepertinya ini kotak cincin? Mungkin den Rafri tidak sengaja membuangnya."
2.3K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as bahan gabut
Read
+Library
Atasanku, Suami Keduaku

Atasanku, Suami Keduaku

“Bahan-bahan yang mudah meledak di smelter dan ketersediaanya di sana.” “Vino … yang sekolah mining itu kamu. Bukan aku. Aku itu anak IT. Aku harus nyari sendiri, nih?” Abdul menggerutu sendirian. “Bahan-bahan …. Bahan-bahan itu … bahan kimia, gas yang mudah terbakar? Debu logam dan bahan bakar itu sendiri?” Abdul menggaruk kepalanya. Suara notifikasi pesan terdengar di ponselnya, tapi hanya dari grup belanja daring, sama sekali tidak membantu. Ia mematikan layar, memijat pelipis.
9.9358.2K viewsCompletedAdded to Library 9.3K Times as bahan gabut
Show Reviews (189)
Read
+Library
juskelapa
Hai, pembaca. Kita sudah sampai di bab 280. Sekarang kita memasuki penghujung cerita Arsya-Indah. Terus dinantikan ya. Doakan setelah cerita ini selesai juskelapa menulis cerita baru sesuai rencana. Terima kasih untuk dukungan dan doanya selama ini.
Uswatunhasanah
isinya sangat mengharukan,rangkaian kata perkalimatnya mudah dimengerti .mudh dicermati,bahasanya ringan ,alurcerita membuat ketagihan dengan klanjutannya.dan yg oasti tidak mudah ditebak isi dan endingnya..
Read All Reviews
Setelah Bercerai

Setelah Bercerai

Tentengan paper bag berisi baju, mainan, sepatu, tas dan koleksi baru limited edition. “Mau sampai kapan hidup kaya gini?” Biar pun merepet, tangan Rambe bergerak gesit. Memunguti botol-botol kosong yang bergulingan dan memasukkannya dalam plastik sampah. Jas kerjanya sudah tersampir di sofa. Lengan kemejanya tergulung. Dalam hatinya mengumpat kalau Maha sengaja melakukan ini kepadanya. “Gue capek jadi babu lo terus.”
1.518.8K viewsCompletedAdded to Library 432 Times as bahan gabut
Read
+Library
ARI SIHOMBING

ARI SIHOMBING

Sambungnya. " Ini juga sama tempat pemotongan hanya saja berbeda bahan ada terbuat A*i besi, logam da perak." Sambungnya kembali. " Jadi di setiap sampah yang hasil kecil-kecil dari pemotongan akan masuk kesini." Ucapnya, kami mengangguk dan menyimak setiap kata yang dia keluarkan.
104.2K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as bahan gabut
Read
+Library
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Pria itu mendekatkan wajahnya ke kamera. "Jika ada yang menemukan ini... Matikan Kurator. Dan demi Tuhan, jangan bangunkan 'Unit Pembuangan Limbah'. Benda hitam itu... itu bukan makhluk hidup. Itu adalah Nanobots pemakan materi yang rusak! Jika itu bangun, dia akan memakan seluruh planet!" Layar mati. Hening. Aku berbalik menatap teman-temanku. Mereka menatapku dengan bingung, menunggu terjemahan.
1023.4K viewsCompletedAdded to Library 912 Times as bahan gabut
Read
+Library
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

​Kantong plastik hitam besar itu mendarat di atas meja kerja Dosen Brata dengan bunyi kresek yang menyedihkan. Isinya bukan sampah biasa, melainkan potongan-potongan balsa wood, kertas karton, dan lem yang sudah mengering, sisa-sisa impian Gilang yang dihancurkan oleh tangannya sendiri. ​Brata menatap kantong itu tanpa ekspresi. Dia meletakkan penanya, lalu membuka ikatan plastik itu. Dia mengambil satu potongan dinding maket yang patah.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as bahan gabut
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status