Terjebak Gairah Siluman
Ia berjalan di antara rak-rak, matanya yang jeli memindai setiap potong pakaian.
Tangannya yang besar dan kasar bergerak cepat, menarik beberapa potong kebaya dari bahan brokat tipis dengan warna-warna cerah: merah cabai, kuning kunyit, hijau daun.
Ia juga mengambil beberapa lembar kain jarik dengan motif yang lebih berani.
"Ini untuk sehari-hari. Supaya kau tidak kelihatan seperti baru keluar dari hutan."
Lalu, ia beralih ke rak pakaian modern. Ia mengambil sebuah kaus putih polos yang bahannya sangat tipis, nyaris tembus pandang. Lalu sebuah gaun pendek berwarna hitam yang talinya hanya selebar jari.