Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku
Di sisi kanan, tirai sutra berwarna oranye tembaga berkibar ditiup angin sore, kontras dengan sisi kiri yang masih tertata rapi dengan sprei biru malam milik Celestine.
Di depan balkon, seorang wanita sedang berdiri membelakangi pintu. Ia mengenakan pakaian yang tidak lazim di Kerajaan utara, semacam tunik sutra tipis yang membalut lekuk tubuhnya dengan sempurna, memperlihatkan bahu yang bidang dan tegak. Saat wanita itu berbalik, Celestine merasakan napasnya tertahan sejenak.