Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RASHVA: LEGENDA PENAKLUK IBLIS

RASHVA: LEGENDA PENAKLUK IBLIS

kata Rashva. “Rikka masih belum mampu mengendalikannya, karena belum bisa membuka Mata Ketiga,” kata gadis kecil itu. “Tetapi ayah bercerita bahwa Daimonku ini adalah sejenis Fairy.” “Hah? Fairy? Whoaaaaaa!” Fairy adalah Peri. Itu adalah type Daimon yang cukup langka.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

Katakan, siapa yang tidak akan menjerit kaget jika ada makhluk botak setengah telanjang muncul -pop- tepat di depan hidungmu? Merri, Tilda dan para penjaga ikut terkejut karenaku. Mereka membuat keributan berpikir bahwa aku digigit lebah. Butuh cukup waktu untuk menenangkan mereka sehingga bisa melanjutkan perjalanan ke Danau Hijau. Sesampainya di sana, aku memisahkan diri seperti biasanya agar aku bisa bicara leluasa dengan this particular annoying wandering fairy. “Kau! Bisa-bisanya baru muncul hari ini dan tanya mengapa tidak ada persembahan? Apa kau tidak punya hati nurani?!”
1020.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 749 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
BALAS DENDAM SANG PERMAISURI ABADI

BALAS DENDAM SANG PERMAISURI ABADI

Pemimpin Atlantis, marah karena strateginya dibalas, memfokuskan semua energi ke trisulanya dan menembakkan balok energi murni langsung ke Elara. Balok energi itu menembus perisai yang dibentuk Elara, menghantam altar batu di belakangnya. Altar itu meledak berkeping-keping. Elara terlempar, kristal sihir kuno terlepas dari tangannya. Perisai lautnya melemah drastis dan mulai berkedip. "Kael!" teriak Elara, rasa sakit dari sihir yang ditarik balik dan serangan fisik menyerangnya.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
CINDERELLA MILIK CASANOVA

CINDERELLA MILIK CASANOVA

Terdengar suara tertawa diatas sana. “Lihatlah ... Belinda! Dia ini terlalu naif tidak bisa berenang padahal kolam renang juga tidak dalam sekali. Gadis gila tapi kelakuannya menjijikkan. Raina, kau tetap gadis yang lugu dan culun. Bagi kita kau tetap gadis culun! “Ejek Katie.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
BATAVARA (Lahirnya Sang Penyelamat)

BATAVARA (Lahirnya Sang Penyelamat)

ucap Argantara dengan raut wajah yang kebingungan, "Balthazar ini merupakan binatang buas dari neraka, seekor naga terbang yang memiliki suara sangat menyakitkan serta dapat memuntahkan kobaran api. dan ini juga merupakan suatu hal yang harus kalian ketahui, yaitu ketika peperangan tengah berlangsung kemudian Balthazar muncul, maka soso Aza'el akan segera terlihat! dan disaat sosok Aza'el ikut andil dalam peperangan, maka kita semua pasti akan disibuk kan untuk menghadapinya, sehingga di kesempatan itulah, alkimi akan memulai ritualnya untuk kebangkitkan Lucifer!" "lalu bagaimana kita mengatasi ini Ratu?" tanya Kailash sang Kaisar dari Kadiparta,
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
BALAS DENDAM CANTIK

BALAS DENDAM CANTIK

kata Eni setelah kuceritakan ideku untuk membalas sakit hatiku pada Mas Yoga dengan detail. "Iya, En," sahutku sambil menyeka air mata. Aku punya cara jitu yang akan membuat Mas Yoga dan Anita menyesal seumur hidup. Maaf, Mas, tapi kamulah yang membuatku akan melakukan ide sinting ini. Kita lihat apa tanpa ada 'belalai' si Anita masih mau denganmu atau tidak. Karena 'belalai' itu adalah surga untuk perempuan di dalam pernikahan. Aku menatap Guntung di meja dan tersenyum sendiri.
10.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
Kubalas Madu dengan Manisnya Racun

Kubalas Madu dengan Manisnya Racun

Tanya bunda tanpa dosa telah membaut kami semua penasaran karena tingkahnya, tanpa ada apa-apa tiba-tiba tepuk tangan, mungkin ia merasa namanya dipanggil karena mendapat hadiah saat selesai lomba Agustusan. "Ada sedikit masalah Bund, tapi sepertinya bukan masalah juga sih," jujur saja aku masih bingung dengan aksi Bunda, dan sepertinya mereka juga. Oh bukan mereka semua, dari raut wajah yang aku tangkap hanya Pak Arfa dan juga wanita bernama Alea yang ikut bingung, sedangkan Mbak Winda seperti bertemu dengan malaikat penolong. Selain wajah bingung Pak Arfa juga terlihat wajah terkejut dan takut, ah ya seperti bertemu malaikat pencabut nyawa, mungkin. "Kenapa?" Tanyanya santai.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
My Barbie

My Barbie

Dia segera berdiri dan berjalan ke arah suara petugas wanita yang memanggilnya. Barbie mengekor petugas tersebut untuk pergi menemui seseorang yang menjenguknya. Barbie agak terkejut, pikirnya Geo yang datang mengunjunginya, ternyata bukan dan malah seorang wanita. Setelah menatapnya dengan cermat, dia melihat wanita itu mengenakan topi bulat krem dengan pita kuning di atasnya. Rambut keritingnya terlihat berwarna keemasan, mantel biru muda yang wanita itu kenakan langsung membuat Barbie tersenyum karena dialah yang memilihnya untuk diberikan kepada bibi Mike.
906 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
Balada Perawan Tua

Balada Perawan Tua

Aku memegangi dadaku yang sedari tadi enggan berdetak dengan normal. Setelah mendengar pertanyaan absurd dari atasanku yang mendadak gila itu, perasaanku langsung tidak karuan. "San, inget San. Langit dan bumi susah digapai. Napak tanah jangan terbang-terbang." Aku merapalkan mantra supaya tidak terlena oleh hal yang bisa saja tidak akan nyata.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

Lebih baik terlambat kan ya, dari pada nggak sama sekali? Oooh, ooohhh, my God! Bagaimana bisa, si Batu Karang masih berada di tempatnya semula? Haha. Haha. Sedang bermain patung-patungan? Haha. Haha. Seperti anak kecil saja! Putih-putih melati, Ali Baba Merah-merah delima, Pinokio Siapa yang baik hati, Cinderela Tentu disayang Mama Mama Mama jadi patung
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 680 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status