Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

Senja hadir menyapa semesta sebelum ditaklukan oleh malam. Bising kini mulai diam diganti merdu suara Adzan yang menggema, membawa damai bagi hati yang ingin berteduh. Anak-anak berhenti bergurau bersama seutas tali yang membawa mereka melambung tinggi mengejar mimpi. Layang-layang kini pergi entah kemana, mencari tempat untuk melelapkan seharap cita.
605 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
Pembalasan Penyihir Agung

Pembalasan Penyihir Agung

tanya Putri Fania dengan panik. “Itu adalah lembuswana, Tuan Putri. Makhluk mitologi yang dipanggil oleh para penyihir kuno yang ditugaskan untuk menjaga Kadipaten Elzir,” jawab Miza yang sudah paham betul dengan seluk-beluk belantara itu. “Bagaimana cara mengalahkannya?” tanya Sarina yang tak kalah panik. “Ini juga pertama kali aku berhadapan dengannya, mungkin dengan berusaha keras kita bisa mengalahkannya!” jawab Miza.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
Blood of the last fairy

Blood of the last fairy

Mereka tidak berani menerobos, karena segel yang Demian berikan mampu melukai para penyihir itu. "Apa keluarga Barance memiliki keturunan?" Seorang pria dengan jubah berwarna hijau yang menjuntai ke lantai, ia menyentuh air yang berada di kolam kecil. Air itu berubah, menampilkan pemandangan hutan sihir wilayah Barance. "Demian memiliki seorang putri yang kini adalah murid Kekaisaran Helix," jawab Pria berkacamata yang lebih muda darinya.
483 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
Lilac Calilac Tale

Lilac Calilac Tale

Lilac yang diam saja, berarti ada sesuatu yang mengganggu pikiran gadis itu. “Aku kira, kostum kita besok sangar begitu Min! Ada belatung, atau uler – ulernya begitu. Ini kan temanya halloween, Min. Ular piton-nya Yuta tuh di budidayakan! Asset tuh.... Apa mau minta Yuta biar bawa buayanya sekalian?” Lilac mulai berbicara dengan segenap harapan agar Mina menyetujui usulannya.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
KYRENA : Putri Kegelapan

KYRENA : Putri Kegelapan

Senyum balita itu tampak menyakitkan, dan mata hijaunya yang menggemaskan tampak selalu waspada. “Saya membelikan salam kepada Yang Mulia laja Allelik,” ucap Kyrena kecil dengan cadelnya. Orang-orang mulai berbisik ada apa gerangan dengan balita itu? Normalnya seorang balita akan takut bertemu dengan orang baru yang asing, tapi bergetarpun tidak.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
Bukan Cinderella

Bukan Cinderella

Leon kembang melangkah meninggal Brian yang tidak merespon sedikitpun ucapannya. "Benarkah ucapannya jika aku lebih baik dari Marsya?" tanya Cindy. "Jangan terlalu tinggi saat bermimpi." "Aku hanya mendengar apa yang dia katakan tadi." "Kamu hanya gadis udik yang berharap seperti Cinderella." Cindy tersenyum lalu melipat kedua tangannya. "Aku memang seperti Cinderella, hanya saja beda jalan cerita." "Tuan, mobil anda sudah selesai," ucap seorang anak buah Brian.
7.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
Sang Malaikat

Sang Malaikat

balas Dewi menyuruhnya minggir. "Nggak mau," jawab Dewa tambah manja. Bu Laras yang melihat kelakuan mereka hanya bisa senyum-senyum sendiri. "Aduh, kalian ini kayak romeo dan juliet ajah deh, ngegemasin tau nggak," ucap Bu Laras sambil tertawa. "Apaan sih Tante, Dewa ajah yang selalu memancing keributan," jawab Dewi menjelaskan.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
The Tales of Deer's Princess

The Tales of Deer's Princess

Pearl yang berada di sampingnya juga mengikuti. "Pangeran Baldwin tiba!" Rhea, Pearl, dan Shera saling memandang. Pearl dan Shera segera berubah menjadi peri kecil. Kemudian berlari. Bersembunyi di piring bekas makanan mereka tadi. "Ternyata Nona cantik sudah disini. Sekarang bolehkah aku tahu namamu?" Baldwin berjalan masuk. Ia duduk bersila di bantal tamu bagian depan.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
Balada Sebutir Telur

Balada Sebutir Telur

balas Fatimah tak kalah pedasnya. “seharusnya kamu yang pergi dari sini fatimah karena kamu sudah bukan istri albi lagi” ucap Bambang dengan tak tau malunya. “fatimah tidak akan pergi kemana-mana karena disini ada haka nak-anak almarhum, seharusnya kalian yang dewasa malu memperebutkan harta yang bukan milik kalian” omel Marwan kemudian karena sudah jengah dengan perdebatan yang jelas jelas sudah tau akhirnya.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

Hanya dalam kejapan mata saja, suasana alam Dunia Immortal berubah seratus delapan puluh derajat karena kembalinya kaum Fairy. Kaum Fairy memang benar-benar sangat berpengaruh terhadap alam Dunia Immortal. Dan semua itu bukan lagi sebuah isapan jempol belaka, sebab semua itu kini telah terbukti bahkan di depan mata mereka semua yang menyaksikannya. Semua penduduk yang semula berkumpul untuk melakukan demonstrasi kini bersorak senang. Lantas berbondong-bondong berucap terima kasih kepada raja Fairy dan juga sang ratu yang setia berdiri di samping sang suami. Usai berucap terima kasih semua penduduk memutuskan untuk undur diri sebab mereka mengerti akan ada rapat yang akan kembali digelar dan
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai balala the fairies
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status