Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjerat Hasrat Anak Magang

Terjerat Hasrat Anak Magang

Dia menolak dijadikan mainan. Terang saja, memang siapa yang mau hanya menjadi mainan? "Jadi apa?" Natalia menahan bobot tubuhnya dengan dua tangan di belakang, tak mau sampai tiduran. Sagara tersenyum sedikit lebih lebar, "saya bisa membantu mbak membalaskan rasa sakit hati itu, namun bukan sebagai pelampiasan. Saya menolak menjadi objek pengganti. Jadi mbak akan melihat saya sebagai Sagara yang memberikan mbak kepuasan sebenarnya, bukan mainan kolot yang menerima perlakuan menyebalkan akibat kesal pada orang itu."
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai balasan orang yang mempermainkan perasaan
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah dengan Paman Mantan

Terpaksa Menikah dengan Paman Mantan

dan setelah berkata seperti itu Sheena menggelengkan kepalanya secara perlahan. "Aku tahu apa yang kamu rasakan dan itu bagiku hal yang normal karena dalam journal of psychology & psychotherapy menyebutkan bahwa ketika individu mendapatkan perilaku tidak adil atau tidak menyenangkan dari orang lain, individu akan mengembangkan berbagai tanggapan dalam menghadapi masalah interpersonal tersebut dengan pembalasan aktif atau pasif, dan menyimpan dendam." Pada akhirnya Cassandra bicara dengan cepat ke arah Sheena, mereka memilih hidup sejenak di sebuah kursi yang saling berhadapan. Gadis tersebut kemudian melanjutkan ucapannya.
1017.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 603 kali sebagai balasan orang yang mempermainkan perasaan
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Duchess Tidak Berguna

Kesempatan Kedua Duchess Tidak Berguna

Emilio selalu membalas semua pujian itu dengan senyuman, saat hati pria itu sebenarnya tidak merasakan apa pun. Bagi Emilio, semua orang hanya tengah bermain di tangannya saat ini. Pujian orang-orang maupun senyum mereka sama sekali tidak bisa membuat perasaan Emilio merasa lebih baik. Emilio telah melihat wajah asli mereka di kehidupan sebelumnya. Orang-orang yang tersenyum hanya untuk mendapatkan sisi baiknya, sama sekali tidak pantas untuk mendapat perhatiannya.
9.428.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai balasan orang yang mempermainkan perasaan
Baca
+Pustaka
ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

Senyum mengembang terlukis dalam wajahku. Ah ... Rosa, bermain halus denganmu ternyata lebih mudah dari pada harus dengan cara kasar. Apa tadi kamu bilang? Berikan balasan yang setimpal? Oh ... tentu! Aku pasti akan memberikanmu balasan yang setimpal, seperti janjiku. Tapi tentu saja berbeda caranya dari yang aku jabarkan barusan, kita tunggu saja ke depannya.
1064.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai balasan orang yang mempermainkan perasaan
Baca
+Pustaka
Pembalasan Seorang Ibu

Pembalasan Seorang Ibu

Pikirku lagi. Aku menjelaskan dengan terbata-bata, tangisan para orang tua di sekitarku bagaikan pisau tajam yang menusuk hatiku. Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi! Namun, Haris malah melepaskan tanganku dengan kasar, tatapannya dingin, seakan-akan sedang menatap orang asing. "Cukup! Mika! Berhenti berpura-pura di sini! Nea baru empat tahun, dia mengikutimu hanya belajar hal-hal buruk! Bisakah kamu bersikap seperti seorang ibu?"
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai balasan orang yang mempermainkan perasaan
Baca
+Pustaka
Brave Heart

Brave Heart

Ia kesal karena merasa diperlakukan begitu tidak adil. "Sama, Mas. Saya juga merasa sudah terlalu tua untuk diajak bermain pacar-pacaran dan umpet-umpetan. Saya gelisah karena saya bingung Mas suruh begini begitu tanpa alasan yang jelas. Yang terus bermain tebak-tebakan itu sebenarnya Mas sendiri. Mas sebenarnya sadar atau pura-pura nggak sadar sih?" Ckittt!
1038.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai balasan orang yang mempermainkan perasaan
Baca
+Pustaka
CINTA SEORANG JANDA

CINTA SEORANG JANDA

"Biar Hana tahu, bagaimana rasanya menjadi aku." Aku mendengus. "Lantas apa bedanya kamu dengan mereka?" "Aku hanya mencoba membalas setiap perlakuan yang mereka lakukan selama ini." "Dengan cara murahan seperti itu?" Aku bertanya lirih. Kemudian menggeleng kepala tak percaya. Terbesit rasa kecewa dalam diri karena berharap terlalu jauh padanya. "Tanpa perlu kamu lakukan itu, mereka pasti akan mendapatkan balasan setimpal atas perbuatan mereka, Tih. Kita memang sedang melakukan permainan mental, tapi bukan dengan cara mempertaruhkan harga diri kamu. Apa kamu nggak nyadar, bahwa ada orang yang menganggap diri kamu itu berharga?"
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai balasan orang yang mempermainkan perasaan
Baca
+Pustaka
Pembalasan untuk Mantan

Pembalasan untuk Mantan

Di tengah-tengah ruangan seorang wanita yang sangat bahagia, sedang merayakan kemenangannya. Sepasang mata memandangi gemulai tubuh wanita itu. Goyangan pinggulnya yang seakan mengajak siapa pun untuk ikut bergoyang. Sebuah senyuman terukir dari bibir pria itu. Wanita yang sedang dia pandangi menikmati pesta yang mereka buat. Dan tentu saja hal itu juga membuat si pria bahagia. Perlahan langkah kakinya diayunkan menuju perangkat sound system. Mematikan lagu yang sedang dinikmati si wanita. Seketika sang wanita berhenti bergoyang karena kehilangan musiknya.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai balasan orang yang mempermainkan perasaan
Baca
+Pustaka
Warisan Istriku yang Mengejutkan

Warisan Istriku yang Mengejutkan

Imas makin terisak-isak, membuat Faza merasa bersalah. "Maaf katamu? Kamu selalu saja membuat aku tidak bisa berkata-kata. Kamu tahu nggak sih, berapa banyak perasaan orang yang sudah kamu permainkan? Lihat mereka yang berusaha keras untuk perduli denganmu, mereka berusaha mencari wanita yang terbaik buat kamu, kamu pikir itu lelucon?"
8.7157.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai balasan orang yang mempermainkan perasaan
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Dewanu
Terimakasih buat yang masih setia dengan cerita ini. Author mau kasih info bahwa author salah publish bab terakhir ya... Buat readers semua mohon maaf atas kesalahan ini dan hanya bisa diperbaiki setelah hari kerja............
Aveline
Ya ampun ini cerita aq bngt nama laki nya sama kaya suamiku, nama kaka ipar nya sama kaya adek ipar ku, cuma nama istri nya aja bukan nama ku. Mana aq juga menantu terbabu, untung nya punya anak.. Walaupun mertuhe gak terang2 an gak suka nya kaya disini. Baca ini cerita jadi baru 3 bab, jadi nangis
Baca Semua Ulasan
Touch Me if You Dare

Touch Me if You Dare

desisnya dengan nada dingin. "Dan kau," ujarnya seolah berbicara dengan sosok yang berbeda. "Sikap playboymu itu sudah membuatku sangat muak. Sesekali kau harus merasakan bagaimana rasanya dipermainkan oleh perempuan." Setelah berkata itu, ia kembali mengeluarkan tawa melengking sebagai ekspresi kepuasan diri. ***
1075.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai balasan orang yang mempermainkan perasaan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status