Balada Asmara Biduan Dangdut
“Udah bilang aja kalau mau. Setelah rampung manggung nanti, kita juga bisa kok pacaran di taman seperti itu. Mau yah?”
Aku hanya menjawabnya dengan mengangguk.
Lampu hijau menyala, dan mobil taksi yang kami tumpangi kembali melaju. Seperti biasa, malam minggu adalah jatah kami untuk tampil di THE NIGHT CLUB PARADISE, menghibur orang-orang mabuk dengan lagu-lagu dangdut.
****
Penonton sudah memadati area club ketika waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 malam. Di depan panggung, mereka berteriak-teriak, memanggil-manggil nama biduan kami dengan tidak sabaran.