Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
EX to NEXT 21+

EX to NEXT 21+

tanya Lisa seraya meletakkan tas berisi keperluan Agusto di bagian belakang kereta bayi, “Aku menyukainya toko-toko di sini.” Bianca menatap ruko-ruko yang menjadi cafe dan di halamannya banyak terdapat bangku-bangku dan meja juga payung-payung besar. “Namun, di mana nantinya aku meletakkan kebun bungaku?”
10132.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai bangku dan meja cafe
Baca
+Pustaka
Selingkuhanku Lebih Menggoda Dari Pada Suamiku

Selingkuhanku Lebih Menggoda Dari Pada Suamiku

"Kamu memang harus memikirkannya. Jadi kan kita bisa nabung buat beli rumah." Beli rumah? Saquyna tidak pernah berpikir muluk-muluk. Kalau suaminya tidak bermain judi lagi, dia sudah sangat senang. Hidup damai lebih menyenangkan untuk dipikirkan dari pada hidup penuh pertengkaran. "Betul yang ini?" tanya Sunan ketika berhenti di depan sebuah bangunan berlantai dua yang tidak terlalu besar. Tipe cafenya memang cafe yang sering dikunjungi oleh anak muda. Banyak spot foto yang estetik dan menarik. Saquyna melihat belum ada pengunjung, mungkin karena masih pagi.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai bangku dan meja cafe
Baca
+Pustaka
Mawar Merah Sang CEO

Mawar Merah Sang CEO

Meja-meja berwarna putih dengan empat kursi hitam mengitarinya diisi oleh beberapa pengunjung, langit-langit kafe berwarna putih dengan lampu gantung berwarna putih kekuningan, juga di bagian dindingnya terdapat rak-rak kayu yang digunakan untuk memajang stoples berisi aneka macam kopi roasted. Melewati Mr. Johannes dan juga Juliette, aku meneruskan langkah memasuki ruangan bagian belakang kafe. Tempat para karyawan berkumpul untuk bersiap-siap. Beberapa karyawan sedang berbincang santai sambil mempersiapkan bahan-bahan di pantry saat aku masuk ke ruang loker. Mereka tersenyum dan menyapa, yang kubalas dengan anggukan dan senyuman.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai bangku dan meja cafe
Baca
+Pustaka
Kurelakan Suamiku untuk si Pelakor Magang

Kurelakan Suamiku untuk si Pelakor Magang

tanya ibu mertua, tepatnya mantan ibu mertua. "Hilman dan Radit, mengajakku untuk membuka cafe, tapi aku masih ragu," jawabku dengan lesu. "Wah, ide bagus itu. Kamu bisa buat kue kekinian, bisa dipaduak dengan minuan ringan atau berwarna lainya. Juga bisa di tambah makanan berat lainnya, seperti nasi goreng, mie goreng dan lain-lainnya." Mbak Naura terlihat sangat antusias.
1084.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai bangku dan meja cafe
Baca
+Pustaka
I Saed Lupyu

I Saed Lupyu

Banyak tulisan-tulisan dengan font menarik di dalamnya, berisi kata-kata motivasi. Tak jauh dari pintu masuk, ada sekitar empat sampai lima meja warna hitam dengan kursi kayu krem yang tersusun apik dari ujung kasir sampai ke batas sebuah pilar yang menyangga lantai dua. Lampu-lampu gantung, dikaitkan pada plafon dengan indah, sehingga menambah kesan modern serta kekinian kafe ini. Keramik sewarna putih menjadi alas meja dan kursi yang diduduki pengunjung kafe.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai bangku dan meja cafe
Baca
+Pustaka
DIPANDANG HINA KARENA JANDA

DIPANDANG HINA KARENA JANDA

Dia harus menjaga kesehatan sebab agenda kerjanya belakangan ini semakin padat. Jika tidak ada aral melintang, Pak Bram dan Adam akan mendirikan sebuah showroom motor yang terintegrasi dengan bengkel resmi. Mereka juga akan melengkapi tempat itu dengan kafe kecil agar pelanggan dapat makan dan beristirahat dengan nyaman selama menunggu. Kafe tempat pertemuan mereka tadi adalah unit percontohan yang hendak mereka adaptasi konsepnya.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai bangku dan meja cafe
Baca
+Pustaka
Teror Ghaib

Teror Ghaib

Di beberapa bagian dinding terlihat batu bata merah yang tidak dilapisi semen atau cat. Seluruh kursi, meja, dan meja barista yang ada di kafe tersebut terbuat dari kayu. Lantai bangunannya juga dilapisi keramik yang menyerupai kayu. Di dinding kafe terdapat banyak bingkai yang dipajang. Bingkai berisi berbagai macam kutipan. Selain alunan musik klasik yang terdengar di seluruh ruangan, lampu-lampu kekuningan yang menggantung di langit-langit juga menambah suasana damai dan tenang di dalam kafe.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai bangku dan meja cafe
Baca
+Pustaka
Frozen in Love

Frozen in Love

gurau Jerome berkali-kali. Indonesia Cafe bergaya trendi dengan warna-warna mencolok yang menarik perhatian. Di bagian depan, ada semacam teras yang ditutupi dinding kaca tebal. Beberapa meja bundar tersedia, dengan taplak cantik dan kursi dari kulit. Ada tujuh buah lampu gantung yang lebih berfungsi sebagai pemanis interior ketimbang sumber cahaya.
1022.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 444 kali sebagai bangku dan meja cafe
Baca
+Pustaka
Disayang Bayi Tampan, Dipinang Pamannya yang Arogan

Disayang Bayi Tampan, Dipinang Pamannya yang Arogan

Karena belum pernah ke sini jadinya nurut saja apa kata suami. Beberapa saat kemudian, kami sampai pada sebuah cafe yang sangat aesthetic. Di depan cafe banyak tanaman bonsai, pada halamannya ada meja-meja kecil yang kini dipenuhi oleh para pelanggan. Sementara di dalam— ada banyak bunga anggrek. Jika Mama datang ke sini bakal membawa pulang semua bunga yang ada. Aku penasaran ada apa di belakang cafe ini. Sepertinya tempat duduk paling favorit ada di bagian itu.
1025.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai bangku dan meja cafe
Baca
+Pustaka
Nayla

Nayla

bentak Beca jengkel. "Kamu lucu sih. Iya kali kita nikah muda. Kamu aja belum lulus SMA. Waktu kita masih panjang, Babe. Hadeh!" Bagas masih tertawa. Sampai di depan Cafe, Bagas pergi membawa mobilnya. Mereka berkumpul di cafe bergaya House Rooftop. Cafe ini tempat nongkrong favorit seluruh kalangan. Ada live music-nya, hidangannya juga bervariasi. Dan juga ada meja bilyard-nya juga. Wah lengkap ya.
9.420.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 426 kali sebagai bangku dan meja cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status