Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Seorang Pengasuh

Cinta Seorang Pengasuh

Terlebih, saat pria itu dalam kondisi belum sepenuhnya pulih. Jade akhirnya mengangguk setuju. Akan tetapi, detik berikutnya, justru Bella yang menatap kosong seakan bingung. “Ada apa?” tanya Jade. “Aku lupa jika aku hanya memiliki satu kasur lipat.” Bella menjawab seraya melirik ke arah sudut. Di sana, tepatnya di atas meja, terlihat tumpukan kasur lantai dan selimut yang ditata rapi. lengkap dengan dua buah bantal.
1073.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 2.1K Beses bilang bantal kasur
Read
+Library
Office Girl yang Dihina Ternyata Kaya Raya

Office Girl yang Dihina Ternyata Kaya Raya

ujar seorang gadis kecil yang keluar dari rumahnya menentang satu bantal dan sebuah guling. Nirmala yang telah selesai merebahkan kasur pada tangga, segera menerima bantal dan guling milik Anes. "Iya, berdoa aja seharian ini panas jadi bisa kering kasur kamu ya." Agnes mengangguk patuh.
102.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 72 Beses bilang bantal kasur
Read
+Library
Jerat Pernikahan Tuan Arogan

Jerat Pernikahan Tuan Arogan

“Bunda tadi menelepon, katanya kalau hamil akan kesulitan tidur dan butuh bantal biar gak sakit punggung. Nih, pakai!” Riga menyerahkan bantal hamil dengan dua lekukan besar di atas dan bawah yang berguna untuk menopang dada dan perut. Aku memang sempat kepikiran untuk membeli bantal ini. Tapi kutunda karena belum terlalu butuh. “Terima kasih, Riga!” kataku sambil memeluk bantal hamil dengan motif bunga-bunga yang cantik. Riga memerhatikanku yang meremas-remas bantal dengan pelukan. Dan bersikap kekanakan dengan berakting bantal itu seolah teman dekatku yang telah lama pergi.
103.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 92 Beses bilang bantal kasur
Read
+Library
Ular Di Farji Istriku

Ular Di Farji Istriku

serunya, lalu tak lama kemudian Nik Ratmi keluar membawakan bantal bersarung merah, tampak seperti kain beludru, walau dalam keremangan terlihat sedikit mengkilap. Pak Kusno mengambil bantal yang disodorkan istrinya, kemudian meletakkan di dekatku, aroma bantal begitu menusuk, wangi parfum f*nbo menguar, khas minyak para dukun. Ratna disuruh berbaring terlentang, Menit berikutnya pria paruh baya itu mulai merapalkan sesuatu yang tak kutahu artinya.
1022.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 748 Beses bilang bantal kasur
Read
+Library
Terpaksa Satu Peraduan dengan CEO Arogan

Terpaksa Satu Peraduan dengan CEO Arogan

Tapi kini tidak hanya kasur, tapi juga ada bantal yang meskipun tipis, sudah sangat layak dibandingkan sebelumnya. Sylvi tersenyum senang. Dia langsung duduk di atas kasur. Tangannya meraba bagian atas kasur dan kemudian membaringkan tubuhnya di atas kasur itu. Bantal yang seharusnya digunakan untuk alas kepala justru di peluknya erat seperti memeluk seseorang. Wanita setengah baya itu tersenyum melihat tingkah Sylvi yang seperti anak kecil. Pasti dia tahanan lama yang sepertinya tidak pernah bertemu kasur dan bantal selama disini, tebaknya.
101.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 56 Beses bilang bantal kasur
Read
+Library
Babu Jadi Menantu

Babu Jadi Menantu

Semenjak Parmi tidur di sana. Dengan pelan, ia meletakkan bokongnya. Lalu merebahkan kepalanya di bantal yang biasa dipakai istrinya. Harum shampo anti ketombe milik Parmi, menggoda indera penciumannya. Anton mengendus bantal yamg masih wangi shampo tersebut. Anton terhenyak, mualnya hilang seketika. Ia kembali mengendus bantal Parmi, begitu khusyuk hingga menutup kedua matanya.
1017.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 692 Beses bilang bantal kasur
Read
+Library
BENALU

BENALU

Bekas bungkus makanan dan tisu berserakan ke mana-mana, sementara itu, sprei dan bantal pun berantak dan berjatuhan ke lantai. Sementara di toilet pun, keadaan tak jauh beda. Meski ada tempat sampah, tisu bekas pakai dan juga ada pe*****t bekas pakai dan ada 'warna merahnya' pun, ada di lantai. "Di rumah ini kan banyak pembantu, rempong amat sih!" gerutu Vena.
30.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang bantal kasur
Read
+Library
Kisah Cinta Ludwina & Andrea

Kisah Cinta Ludwina & Andrea

Ludwina menoleh ke arah tempat tidur. “Hmm.. sebenarnya kasurnya besar, sih. Sayang kalau tidak dipakai. Aku juga kasihan sama kamu kalau tidur di lantai lagi.” Ia lalu mengambil sebuah bantal besar dan menaruhnya di tengah tempat tidur, kemudian membaringkan tubuhnya di sisi bagian dalam kasur. “Kita tidur begini saja, pakai bantal sebagai pemisah.” Andrea tertegun melihat Ludwina tampak acuh saja menarik selimut dan kemudian memejamkan matanya.
1015.5K viewsOn holdIdinagdag sa Library 418 Beses bilang bantal kasur
Read
+Library
BUAT AKU HAMIL, KOMANDAN

BUAT AKU HAMIL, KOMANDAN

“Yeay! Apa syaratnya, Bang? Suruh aku nggak pake baju? Itu sih dengan senang hati. ” Ziandra tidak menanggapi ucapan konyol itu. Ia bangkit, berjalan ke arah ranjang king size miliknya, lalu mengambil tiga buah bantal besar dan dua guling. Dengan cepat, ia menyusun bantal-bantal itu berbaris memanjang tepat di tengah-tengah kasur, membelah ranjang itu menjadi dua bagian yang sama rata.
102.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 80 Beses bilang bantal kasur
Read
+Library
Dalam Sentuhan Candu Yang Mulia Kaisar

Dalam Sentuhan Candu Yang Mulia Kaisar

Sepasang netra kelabu nya menyipit tajam dan lekat-lekat ke permukaan bantal Rosalynd yang terlihat sangat rapi dan tertata, seolah tidak meninggalkan gumpalan seperti semalam. Kenneth mencondongkan tubuh kekarnya dan membuat Rosalynd spontan menahan napas nya. "Bantalmu," gumam Kenneth rendah. Ia mengulurkan tangannya dan menepuk-nepuk permukaan kain bantal dengan kening berkerut. "Kenapa gumpalan kapas yang semalam sangat keras sekali mendadak hilang? Bantal ini bisa kempes sendiri dalam waktu singkat?"
101.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 56 Beses bilang bantal kasur
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status