Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dalam Sentuhan Candu Yang Mulia Kaisar

Dalam Sentuhan Candu Yang Mulia Kaisar

Sepasang netra kelabu nya menyipit tajam dan lekat-lekat ke permukaan bantal Rosalynd yang terlihat sangat rapi dan tertata, seolah tidak meninggalkan gumpalan seperti semalam. Kenneth mencondongkan tubuh kekarnya dan membuat Rosalynd spontan menahan napas nya. "Bantalmu," gumam Kenneth rendah. Ia mengulurkan tangannya dan menepuk-nepuk permukaan kain bantal dengan kening berkerut. "Kenapa gumpalan kapas yang semalam sangat keras sekali mendadak hilang? Bantal ini bisa kempes sendiri dalam waktu singkat?"
102.2K viewsCompletedAdded to Library 82 Times as bantal kasur
Read
+Library
Suara Aneh dari Kamar Mas Duda

Suara Aneh dari Kamar Mas Duda

"Bukan Sayang, ini punya temen ku dulu. Kalau Kasur sama bantal, aku beli baru,’’ Nayra mengangguk-angguk paham. Tanpa menunggu waktu lebih lama lagi, ia segera merebahkan tubuhnya di atas kasur yang terasa agak keras namun cukup nyaman tersebut. Rasa lelah yang teramat sangat ditambah kantuk yang begitu berat yang menyerang matanya membuat seluruh persendian tubuh Nayra terasa lumpuh seketika begitu menyentuh bantal. Namun, setelah beberapa menit memejamkan mata, Nayra menyadari bahwa posisi di sebelahnya masih terasa kosong.
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 335 Times as bantal kasur
Read
+Library
TERJERUMUS TEMAN KOS

TERJERUMUS TEMAN KOS

“Bantal itu, gua masih ingat kok semalam pas gua datang, nggak ada bantal. Dan juga satu lagi. Itu tisu di tangan lo. Lo kan orang yang nggak biasa ke mana-mana bawa tisu. Kayak apa-apa harus exactly higienis gitu.” “Hehehe ....” Alana meringis, malu, terpergok Zeline. “Habis nggak tega, Zel. Kamu kan udah kayak keluarga sendiri karena tinggal serumah. Masa’ tega lihat tidur posisinya nggak karuan begitu. Aku kasih bantal deh. Terus kamu tidur kayak semalem abis ngepet aja. Keringetan benget loh. Abis muter ke rumah orang kaya yang mana loh kamu? Haha… “ ‘DEEEGGGGG .... !!!!’
105.0K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as bantal kasur
Read
+Library
PELAKOR KAPOK

PELAKOR KAPOK

Oh aku tidak peduli terserah kamu mau bilang apa, Mas. "Mas aku beli kasur busa dulu sama bantal ya, badanku pada sakit tidur di lantai." "Terserah," ucapnya sambil masuk ke kamar mandi. Dengan perasaan yang ceria, aku pun naik ojek pergi ke supermarket mencari kasur dan bantal. Kalau ke pasar, takutnya sudah tutup, soalnya sudah masuk waktu Isya. Tapi Mas Lengga dapat uang darimana ya? ... agh masa bodo. 'Huhuhhhhhuhuhu' Aku bahagia .... *****
5.6K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as bantal kasur
Read
+Library
Menggoda Suami Majikanku

Menggoda Suami Majikanku

Harsa berusaha menarik bantal yang berada tak jauh darinya. Ketika tangannya mengangkat bantal tersebut, sesuatu terjatuh dari kain yang membungkus bantal tersebut. Lelaki itu mengambil benda lunak mirip balon yang terjatuh dari sarung bantal karena resleting tidak tertutup sempurna.
102.9K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as bantal kasur
Read
+Library
AKU BUKAN WANITA PENGHIBUR

AKU BUKAN WANITA PENGHIBUR

"Hem, a-aku bisa tidur di bawah, Mas." "Jangan! Biar saya saja. Bunda pasti sengaja memesan dengan kasur kecil agar kita sempit-sempitan. Dasar nakal." Aku tertawa kecil. Wajah Mas Ridwan memerah seperti menahan malu. Ah, lucu sekali. Mas Ridwan mengambil bantal, tapi ternyata bantal pun hanya ada satu. Ukurannya memang sedikit panjang, muat untuk dua orang. "Ya ampun," keluhnya lagi.
6.3K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as bantal kasur
Read
+Library
Belaian Hangat Om Bastian

Belaian Hangat Om Bastian

Bastian mengambil selimut lain di lemari dan menebarkannya di lantai sebagai alas tidur. Berhubung hanya ada 1 bantal dan 1 guling, maka Bastian membiarkan itu semua untuk Naira. Dia memilih untuk menggunakan lengannya sebagai pengganti bantal. Naira masih terdiam mematung di sebelah ranjang, tubuhnya masih kaku, antara syok dan bingung. Haruskah dia tidur di kasur itu?
107.0K viewsCompletedAdded to Library 267 Times as bantal kasur
Read
+Library
Merebut kembali Cinta Istriku

Merebut kembali Cinta Istriku

Kini Ketiganya terlibat perbincangan tentang bayi kembar yang sedang menangis karena merasa risih itu. Tak lama kemudian, muncul lah ibunya Retha Di tangannya sedang memegang satu bantal yang bergambar kartun lelaki dengan hati terbelah. Sebelum masuk ke kamar ia sempat menyapa Justin sejenak, lalu menemui putri dan mantunya. "Tha, ini Mama bawain bantal kamu yang ada di rumah," ucap wanita paruh baya itu sambil meletakkan bantal tersebut di atas ranjang baby-nya.
103.7K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as bantal kasur
Read
+Library
Sentuhan Lembut Om Duda

Sentuhan Lembut Om Duda

Hanya sedikit lebih besar karena ada kamar mandi di dalamnya. Di pojok ruangan, ada kasur busa yang tidak terlalu tebal juga tipis beserta bantal. DI seberangnya, ada meja kayu berukuran sedang lengkap dengan kursinya. Septa tak menjawab ucapan Rara. Ia hanya memerhatikan wajah riang perempuan itu. Ia berpikir sejenak lalu berkata, “Kamu yakin bisa membayar uang sewanya? Aku–”
1037.9K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as bantal kasur
Read
+Library
Angkasa Merah di Kota Kertas

Angkasa Merah di Kota Kertas

Aku membawa kasur lipat, bantal, selimut, peralatan mandi, seperti handuk yang jauh lebih lembut dari milikku, sabun, sampo, kondisioner dan berbagai jenis kebutuhan primer yang setidaknya dibutuhkan perempuan seusiaku ke meja konter. Kurang lebih Kakek menganga tidak percaya. “Ini untuk gadis, Nak.” “Aku tahu. Berapa harga semua ini?”
108.0K viewsCompletedAdded to Library 295 Times as bantal kasur
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status