Neraka untuk Maduku
tanya Kelvin, sesuai dengan perkiraanku, dia akan membawaku kesana.
"Boleh, enak tempatnya. Banyak yang jual makanan juga," jawabku.
"Pernah kesana?"
"Pernah, dua kali."
"Ayang, sering kesana?"
"Sering, biasanya minggu pagi, jogging disana," jawab Kelvin. "Banyak cewek abg." Kelvin menambahkan, aku menoleh.
"Suka ya, daun muda," celetukku, dia malah tertawa.
Capítulos em Alta