Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Benci Bilang Sayang

Benci Bilang Sayang

Moscato Bertekstur fizzy, memiliki aroma fruity dan rasanya cenderung manis. "Hmm ... Biasa, transaksi, Jokul," ucap lelaki kemayu yang biasa dipanggil Kak Ari dengan wajah kesal. Dru hanya tertawa melihat kekeselan lelaki setengah wanita di hadapannya. "Eh sayang ... kamu lihat, itu wanita cantik itu dari tadi lihatin kamu terus," ucap Kak Ari menggunakan alisnya untuk memberi kode. Dru melihat ke arah yang di tunjukan Kak Ari. Tampak duduk dengan manis disana,seorang wanita cantik yang mengedip padanya. Dru hanya tersenyum untuk membalasnya.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 171 Times as bass betot banci
Read
+Library
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

“Iya betul, Kak.” Jarot Suwandi merupakan seniorku dalam dunia betot-membetot gitar bass. Dia merupakan salah satu maestro bass yang cukup kesohor di Surabaya. Beberapa kali aku pernah jamming dengannya. Tak jarang, Cak Jarot memberi tips dan trik. Aku bisa mahir bermain gitar bass, salah satunya adalah karena jasa beliau. “Memangnya, calon pengganti Mas Jarot siapa aja?”
105.7K viewsOngoingAdded to Library 180 Times as bass betot banci
Read
+Library
Istri Kesayangan Mafia Posesif

Istri Kesayangan Mafia Posesif

"Baccarat ada di meja nomor tiga, taruhannya mulai dari lima koin. Setelah menyerahkan kartu kreditnya, Fenric menerima kotak beludru itu dengan perasaan rumit. "Hanya satu malam aku sudah menghabiskan lima ribu Aeth? Itu setara dengan keperluan dapur keluarga kami selama sebulan," batin Fenric syok. Ia akan celaka jika tidak mendapatkan uang modalnya kembali. Nero, Fenric, dan Draco kemudian langsung pergi menuju meja baccarat. Di sana sudah ada beberapa para pemain, termasuk orang yang Fenric kenal, lebih tepatnya musuhnya.
101.8K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as bass betot banci
Read
+Library
Rental Pacar Gratis Cinta

Rental Pacar Gratis Cinta

jawab Jazz, berusaha terdengar santai. Baron menatap Jazz dari atas ke bawah. Menangkap sebuah jebakan, sepertinya perempuan itu sedang berusaha menggodanya. Ia bahkan sengaja tidak mengenakan bra, agar siluet tonjolan tubuhnya terlihat lebih jelas. "Kamu terlihat... seksi," kata Baron, suaranya berbisik. Jazz tersenyum tipis. "Benarkah? Mungkin karena suasana Bali yang romantis."
104.6K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as bass betot banci
Read
+Library
Berebut Pantas

Berebut Pantas

“Kau sukanya rasa apa, Ren?” “Cappucino cincau.” “Bungkus! Sekarang, kau pergi ke ruang perawat jaga, lalu minta diinfus sepertiku! Jangan lupa bilang yang rasa Cappucino cincau ya.” Varen dengan tanpa sungkan menepuk lengan kiri Dio, lantas tertawa dengan kencangnya. “Karena aku baik, gimana kalau buat kau saja. Ini nih, punggung tanganmu yang satunya masih nganggur,” canda Varen.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as bass betot banci
Read
+Library
BUKAN OB BIASA

BUKAN OB BIASA

Ia mengangkat puluhan karung beras dan memindahkannya dari truk ke dalam kios. Meski memiliki tubuh yang bagus, namun bekerja seberat itu tak ayal membuat Adam harus berkeringat deras. "Adam, ini upah lu hari ini." Panggil si juragan, memberikan dua lembar uang kertas berwarna hijau dengan gambar Dr. GSSJ. Ratulangi didepannya. "Upahnya segini, Bos?" Tanya Adam seakan tidak percaya. Padahal Ia sudah hampir kehabisan tenaga dan pakaiannya sudah kotor, namun mendapat penghasilan sejumlah itu, membuat Adam tercengang.
9.1171.3K viewsOngoingAdded to Library 5.3K Times as bass betot banci
Read
+Library
Musuhku Canduku

Musuhku Canduku

“Bos… ini bukti finalnya.” Di layar tampak rekaman klub malam tempat yang Sarah pikir hanyalah ajakan hangout biasa. Rekaman itu menunjukkan Bianca menyerahkan minuman kepada Sarah… dengan gerakan tangan cepat memasukkan sesuatu ke gelas. Zayn menatap tanpa berkedip. “Obat apa itu?” “Stimulan… tapi dalam dosis tinggi,” jawab Bass, suara terdengar geram. “Cukup untuk membuat seseorang kehilangan kendali diri. Tidak sampai membahayakan nyawa… tapi cukup untuk_”
10795 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as bass betot banci
Read
+Library
Bareksa

Bareksa

Nala merogoh buku dari dalam tasnya. "Idih, jangan buru-buru dong," Padma merajuk lagi. "Aku ada kejutan nih buat kalian!" Dia meraih sebuah kotak seukuran bantal bayi yang terbungkus oleh plastik hitam. Dengan antusias dan tergesa-gesa, Padma merobek-robek bungkusnya. Isinya sungguh di luar perkiraan Nala: satu set lightstick dan miniatur personel grup penyanyi laki-laki dari negeri gingseng.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as bass betot banci
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status