Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan
Wajah Nawang di dalam bayangan itu tampak tenang, tapi matanya menyimpan sesuatu, seolah ingin mengatakan sesuatu yang belum bisa diucap.
“Siapa yang kau lihat di balik matamu, Raden Rara?” Suara Ki Jayengkara masuk pelan, seperti berasal dari jauh namun juga dari dalam pikirannya sendiri.
Alea berbisik lirih, “Aku… melihat diriku. Tapi bukan aku.”
Ki Jayengkara menunduk sedikit.
“Kadang, yang kita lihat bukanlah bayangan, tapi ingatan. Dan ingatan… bisa saja bukan milik kita.”