Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Beauty And The Boss

Beauty And The Boss

ancam Theo dengan datar. "Astaga. Bodoh sekali aku!" Sarah menggerutu. Dia sedikit membungkuk sambil menopang kepala dengan kedua tangan. Gadis itu merutuki diri sendiri karena sempat terpesona oleh kesempurnaan fisik seorang Theodore Bresslin, karena kenyataannya, pria itu merupakan seorang monster. "Baiklah, terserah kalian saja. Mau kalian apakan aku ini, aku menurut," ucap Sarah pasrah seraya menyandarkan punggungnya di sofa.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai beautifull
Baca
+Pustaka
FEMININ

FEMININ

Namun Jee tetap memakai tatapan tajamnya, menunjukkan rasa tidak sukanya dengan kehadiran mereka "Maaf, saya terlambat" Tiba tiba Femi datang, dengan penampilan tercantiknya, membuat mereka menoleh kearahnya. Bahkan Jee pun dibuat terpesona dengan kecantikkan Femi. Jee memberi Femi kode, untuk berjalan mendekat dan duduk disampingnya. Dengan langkah perlahan dan hati hati, Femi mendaratkan bokongnya di bangku dekat Jee.
4.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai beautifull
Baca
+Pustaka
Mon Amour

Mon Amour

Namun, ia juga tak memungkiri jika ia kesulitan saat ini juga karena sifat itu. Akan lebih mudah bagi Avan jika sifat Farrin lebih lunak. Ia bisa merayu dengan kata manis dan lembut, memberi afeksi lebih dan satu hal yang sulit untuk wanita tolak; belanja. Ia sanggup memberikan salah satu kartu kredit dengan limit besar padanya. Ia juga tak akan segan jika Farrin menghabiskan harinya hanya untuk kesenangan itu. Karena Avan akan dengan senang hari tak akan melarang selama Farrin bahagia dan menjadi miliknya.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai beautifull
Baca
+Pustaka
Keindahan Melampaui Ribuan Mil

Keindahan Melampaui Ribuan Mil

Saat mencuci tangan, aku melihat Calista dengan bibir merah dan bengkak, tersenyum puas padaku. “Kalau kamu tak bisa merebut hati seorang pria, sehebat apa pun kinerjamu, percuma saja. Lihat, aku bisa dengan mudah mengambil semua kerja kerasmu tanpa perlu repot! Kalau kamu sadar diri, jangan bersaing denganku!”
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai beautifull
Baca
+Pustaka
Love between Cubicles!

Love between Cubicles!

“Selamat tidur. Be beautiful!” Aku tak percaya Bob mengirim pesan seperti itu. ‘Be beautiful’ katanya? Memangnya sejelek apa aku sekarang di matanya? Kuabaikan pesan Bob dan kuletakkan kembali ponsel di atas meja. Tetapi, alih-alih kembali berbaring aku malah berjalan menuju meja rias dan duduk menghadap cermin. Kuakui aku memang tak secantik dulu. Rambutku menipis dan komedo bertebaran di sekitar hidung dan keningku. Belum lagi bintik-bintik hitam dan flek yang mulai membanyak di usia kepala tiga ini dan ah, mata lelah itu. Hmm, sepertinya aku tak bisa mengabaikan kata-kata Bob begitu saja. Mungkin sudah saatnya aku kembali ke Natasha, atau ke dokter kecantikan sekalian
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai beautifull
Baca
+Pustaka
NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

"Baguskan pilihanku?" Beauty mengangguk, "Sangat. Walaupun harganya ya ampun mahalnya." "Itu tidak masalah. Aku sudah menyiapkannya dari setengah tahun yang lalu. Honor manggungku membantu banget." Beauty mengacungkan jempolnya membuat Sam mengacak rambutnya membuatnya mendengus kesal. Beauty, seorang fashion blogger dengan banyak followers karena kemampuannya dalam hal fashion dan juga make up. Sesuatu yang ditekuninya setelah lulus dari SMA saat dia menyadari bakatnya. Sudah beberapa kali menjadi brand Ambasaddor untuk produk kosmetik di Singapura.
9.87.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai beautifull
Baca
+Pustaka
Pena Ajaib

Pena Ajaib

ucap Ocin seraya mengamati pena di tangannya. Keajaiban pun terjadi beberapa detik setelah Ocin selesai menuliskan kalimatnya. Perubahan diawali dengan pandangan mata Ocin yang mulai kabur saat melihat pena. Selain itu, Ocin yang awalnya dalam posisi berdiri di depan toilet warung, kini dia merasakan pantatnya menepak kursi. Padahal saat itu dia tidak merasa pindah posisi untuk duduk. Dan memang tidak ada kursi di sekitar toilet warung. Perlahan pandangannya terlihat jelas kembali dan betapa terkejutnya dia saat melihat sekarang dirinya berada di....
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai beautifull
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status