Istri Perawan Disangka Janda
Sazlina kian menggoda dan setengah mengejek, membingkai wajah dengan kedua tangannya pada Khaisan.
“Itu sebab makanan yang kamu ambil hanya simpel. Tinggal masuk mulut, telan. Sedang aku… kerang, cumi, siput, udang. Belum tadi ada kepitingnya, itu rumit, Saz.” Khaisan memberi alasan.
“Kan lombanya asal cepat dia yang menang. Udah, kalo kalah terima aja. Tinggal ngasih hadiah ke aku, sudah…!” ucap Sazlina sambil terus tersenyum.