Pesugihan Kandang Bubrah
Ndraa Archermaafkan ibu anakkukata-kata kecewa sama saudara kandungkata kecewa buat suamikata-kata kecewa sama suami
Mbah Mijan melangkah maju, setiap langkahnya seolah menggema di antara pepohonan.
“Aku adalah penjaga Kandang Bubrah. Banyak yang datang ke sini dengan harapan. Tapi, cuma sedikit yang memahami harga yang harus dibayar.”
Arif merasa terombang-ambing antara ketertarikan dan ketakutan. “Harga? Apa maksudnya, Mbah?” Pria tua itu tersenyum sinis, seolah menikmati kebingungan Arif.