Desahan di Kamar Pembantu
Semua terasa begitu ringan dan menyenangkan.
"Hidup ini memang indah kalau bareng kamu, Mas," ucap Indira tiba-tiba, matanya menatap Bara dengan dalam.
Bara tersenyum, mengulurkan tangan menggenggam jemari Indira. "Iya, Sayang. Hidup ini indah karena kamu. Dan aku bersyukur banget, Tuhan ngasih aku kamu. Dan si kembar. Dan keluarga kita."