Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Beside You

Beside You

Tanya Rangga sambil menunjuk ke belakang Mia. Mia menoleh ke arah jari telunjuk Rangga. Sesaat itu juga Mia merasa malu pada Rangga. Ternyata tadi Mia sudah melewati rumahnya, namun Mia tidak menyadarinya karena pikirannya yang sedang tidak bisa bekerja dengan baik. "Ah benar," Mia hanya menjawab ucapan Rangga sesingkat itu karena dirinya tidak bisa menyembunyikan perasaan malunya, itupun Mia mengucapkannya tanpa melihat ke arah Rangga langsung.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai behind the back
Baca
+Pustaka
BEHIND

BEHIND

Menarik diri yang terjepit tanpa bantuan sama sekali. Setelah sekian lama, tenaga pun kembali jua. Namun, saat hendak kucoba menarik diri lagi, sebuah benda ditodongkan tepat pada bagian belakang kepala. Aku terpaku, tak ingin melihat ke belakang. Klik! Kutelan air liur dengan susah payah saat terdengar bunyi seperti pelatuk yang ditekan. "Ja-jangan bunuh aku ...."
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai behind the back
Baca
+Pustaka
Rahasia di Balik Istana

Rahasia di Balik Istana

Aku menggelengkan kepala dan mengepalkan tanganku, menguatkan tekad untuk pergi demi keselamatan kakak dan keluargaku. Seperti yang diharapkan, air susuku mulai mengalir deras malam itu. Dadaku basah sampai harus berganti pakaian berkali-kali. ... Keesokan harinya di istana, dayang tua bernama Bibi Ratna sedang membagikan tugas kepada para dayang muda. Ketika tatapannya beralih kepadaku, tatapannya langsung berubah sinis. "Oh, siapa ini? Ayunda kembali juga rupanya! Lari ke mana saja kamu?"
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai behind the back
Baca
+Pustaka
Tersembunyi di Balik Cahaya

Tersembunyi di Balik Cahaya

Maksudnya aku memang tidak akan hamil juga kan? Setidaknya itu yang kupikirkan sampai keesokan harinya, sebuah mobil asing yang melaju super kencang tiba-tiba berhenti di depan butikku menimbulkan decit keras. Janice turun dari sana dengan dandanan yang tidak biasa. Bisa dikatakan dia tidak merias diri sama sekali. Ini memberikan tanda tanya di kepalaku.
763 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai behind the back
Baca
+Pustaka
Main Belakang

Main Belakang

Pria itu berdiri begitu rapat di belakangnya, satu tangannya merayap perlahan ke pinggang Aira, menahannya agar tidak melangkah mundur ataupun runtuh ke lantai marmer. ​Aroma maskulin Devan yang tajam mengaburkan bau busuk pengkhianatan di balik pintu. Dada bidang pria itu menempel di punggung Aira, memberi kehangatan sekaligus tekanan yang sarat bahaya.
10779 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai behind the back
Baca
+Pustaka
AKU ADA DI BELAKANG

AKU ADA DI BELAKANG

Tidak ada siapapun, namun rasanya ada seseorang yang mengikuti. Satu pintu yang paling ujung bergerak, terbuka tertutup dengan sendirinya, terus seperti itu. Gesekan grendel pintu terdengar berdecit. Qiana masih memperhatikan pintu itu heran. 'angin kenceng banget' komentarnya dalam hati. Kemudian. 'dari mana angin masuk?' balasnya kembali dalam hati. Lantas bulu-bulu halus di tengkuknya kembali berdiri, seketika suasana menjadi tidak nyaman. Qiana mempercepat langkah untuk keluar dari toilet, tiba-tiba saja terdengar bisikan sangat dekat di telinganya. 'Aku, ada di belakang!'
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai behind the back
Baca
+Pustaka
Behind The Heirs (Indonesia)

Behind The Heirs (Indonesia)

Tanya Anna ragu. "Jantung dan sumsum tulang belakang. " * * * - T B C - With Love : Nhana
1012.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 330 kali sebagai behind the back
Baca
+Pustaka
Back To Home

Back To Home

Meski tahu dengan benar, sosok itu tidak akan berani mendekat. “Jangan gitu to Pak, Anin baru aja sampe, tunggu besok ya.” Suara Ibu yang lirih beserta gerakan kasar dari sosok yang menyebabkan suara keras tadi meyakinkanku. Bahwa sosok yang sedang berdiri didepan kamarku adalah sosok yang menjadi alasan utama aku tidak mau kembali ke tempat ini. “…………………….”
673 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai behind the back
Baca
+Pustaka
Rahasia Di Barisan Belakang kelas

Rahasia Di Barisan Belakang kelas

Kesenangan yang tak tertuliskan ini membuatku merasa malu, sekaligus terangsang. Ketika benda pinkku bergerak dengan cepat, tenggorokanku juga mengeluarkan suara. Aku tak berani bersuara terlalu keras, tapi aku juga tidak ingin menahannya hingga tak ada suara sama sekali. "Ada orang di barisan belakang?" Saat aku hampir mencapai klimaks, ada suara laki-laki berbicara dari luar.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai behind the back
Baca
+Pustaka
Kakak Ipar, Mari Kita Bercerai!

Kakak Ipar, Mari Kita Bercerai!

Tanpa mereka sadari, ada seseorang yang kini tengah berdiri mendengarkan semuanya di belakang mereka. Siapakah dia?
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai behind the back
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status