Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

"Aku ingin membuktikan bahwa aku bisa." Senala mengangguk pelan, lalu kembali berjalan. "Kekuatan bukan segalanya," katanya tanpa menoleh. "Terkadang, yang kau butuhkan hanyalah keberanian untuk percaya pada dirimu sendiri." Kata-kata itu membuat Rimba merenung. Dia mengikuti Senala dengan hati yang lebih tenang, meskipun perjalanan mereka masih panjang.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai Bela diri
Baca
+Pustaka
Pagi Baru Tanpa Dirimu

Pagi Baru Tanpa Dirimu

Aku tidak pengertian. Kalau dulu, aku pasti akan segera meminta maaf dengan rendah hati. Namun sekarang, saat menatap perutku yang sudah membesar, aku tidak ingin lagi menjadi orang yang selalu harus mengalah dan mengerti. Melihatku mengabaikannya dan terus berjalan ke depan, Dion langsung naik pitam. "Sebenarnya apa sih maumu?" "Studio foto." Mendengar jawabanku, Dion terdiam sesaat.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai Bela diri
Baca
+Pustaka
Candu Dekapan Kakak Ipar

Candu Dekapan Kakak Ipar

“Karena otot Mas gede, jadi dengan bangganya bilang gak lemah?” Radja terkekeh singkat. “Kuat atau enggaknya bukan dari bentuk badan. Tapi dari kepercayaan diri. Mau badan saya pendek, kurus sekalipun, saya tetap kuat karena saya yakin sama diri sendiri.” “Oke, deh,” Djiwa menyerah sambil menyandarkan punggung ke sandaran kursi roda. “Mas, bisa bantu Djiwa pindah ke sofa? Mau baringan. Capek.”
9.82.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53.1K kali sebagai Bela diri
Tampilkan Ulasan (128)
Baca
+Pustaka
Rita Supiah
emang bagus bgt novel ini... walopun novel karakter radja tuh membekas bgt... gentelmen, keras tp lembut gak lernah nyakiti djiwa... alur ceritanya tersusun rapi... diskripsi kejadian, waktu dan tempat mudah dibayangkan... novel langit paraman ini yg ter-the best
Klan Qing
Izin promo ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit dan memiliki 3 Guru. Yang mana ketiga Gurunya adalah 3 Dewa Kuno dari Alam Atas juga.
Baca Semua Ulasan
Objek Hasrat Tuan yang Memiliki Segalanya

Objek Hasrat Tuan yang Memiliki Segalanya

Betapa segala usahanya untuk menjaga kehormatan dan martabatnya dianggap tidak berarti. Apa orang rendahan seperti dirinya tidak boleh mempunyai harga diri? “Apa harga diri bisa membuat hidupmu lebih mudah, Elea? Apa kamu mau terus hidup seperti ini sampai mati?” Elea tidak mampu berkata apa pun. Setiap kata yang keluar dari mulut pria itu mengguncang pertahanan dirinya. Hingga dia tidak peduli lagi dengan air mata yang sudah bercucuran, menunjukkan kelemahan.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai Bela diri
Baca
+Pustaka
Kita yang Menjadi Kita

Kita yang Menjadi Kita

Hendry menjawab dengan tenang, tapi itu tetap membuat Amora memandangnya dengan sendu. Bella hanya terdiam setelah mendengar kata-kata itu terlontar dari bibir seseorang yang biasanya selalu disebut sangat mengerikan. Kata-kata itu membuatnya semakin yakin dengan sebuah kepercayaan yang pernah ia dengar. ‘Derita dan rasa sakit akan mengubah seseorang. Jiwa malaikat yang ia sandang sejak kelahirannya akan ternodai. Sesorang itu akan menjadi iblis, secara paksa .…’
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai Bela diri
Baca
+Pustaka
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Tanya Bela “Hmmm Aku akan ikut, Dan aku akan Memulai dengan Nama baru dan jati diri baru.” Ujar Aarav “Lagian Aku tidak boleh sembunyi lebih lama lagi, aku pernah mendengar kata seorang dimana Untuk apa aku bersembunyi untuk kesalahan yang bukan aku perbuat.” Ujar Aarav Bela terdiam saat Aarav mengatakan hal tersebut, “Karena Perkataan dia, Keyakinanku berlipat ganda.” Ujar Aarav
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai Bela diri
Baca
+Pustaka
Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda

Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda

Ia telah memenangkan pertempuran internal, dan kini ia siap memenangkan pertempuran eksternal. Aya berdiri, mematikan lampu dapur. Ia melihat refleksi dirinya di jendela kaca yang gelap. Ia melihat seorang wanita yang kuat, seorang entrepreneur sejati yang tidak lagi hidup dalam bayangan masa lalu. Ia telah menemukan kembali value dirinya, dan kali ini, value itu datang dari dalam, dari tangan yang bekerja keras, bukan dari nama keluarga atau saldo bank orang lain. Kepercayaan diri ini adalah kemenangan terbesar dan paling abadi yang ia raih, sebuah fondasi yang kokoh untuk masa depan Waktu Rasa. ***
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai Bela diri
Baca
+Pustaka
Terjebak di Tubuh Sugar Baby Om CEO

Terjebak di Tubuh Sugar Baby Om CEO

Benar, ialah yang menghambat Regan dalam menaati permintaan keluarganya. “Kalau kamu punya harga diri, kamu seharusnya mundur. Seharusnya kamu yang pergi.” “Saya ingin pergi…” suara Bella pelan, hampir seperti bisikan. Nyonya Danendra mengerutkan kening. “Apa maksudmu?”
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai Bela diri
Baca
+Pustaka
Chef Galak, (tapi) Kucinta

Chef Galak, (tapi) Kucinta

Elya tersentak, bibir gadis itu ingin bersuara, tetapi buru-buru menahannya. “Elya, mulai sekarang ratukan dirimu sendiri. Kamu gak harus menanggung beban apa-apa yang diberikan orang tua kamu. Bukan aku mengajari kamu untuk durhaka, tetapi anak bebas memilih jalannya sendiri. Kamu kerja sudah bertahun-tahun, ada kalanya kamu harus memberikan self reward buat diri kamu sendiri, bermain, jalan-jalan, belanja, asal kamu bisa bahagia. Ratukan diri kamu sendiri, jangan menunggu raja yang meratukan, takutnya malah ketemu raja firaun,” ucap Vino diiringi tawa di kalimat terakhirnya. Elya kembali tertawa mendengar ucapan Vino.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 388 kali sebagai Bela diri
Baca
+Pustaka
Hanya Dirimu

Hanya Dirimu

, a-ku tak apa. Hembusan nafas berat Dimas keluarkan, meski rasa nyeri dan sesak di dada masih terasa. Kalau tidak ia akhiri, pasti akan semakin larut dalam kesedihan. Meski sudah bertekad dan mewanti-wanti diri, tapi siapa yang tahu dengan perubahan isi hati, bisa saja saat ini baik-baik saja namun satu, dua, tiga menit maupun seterusnya mendadak tidak baik. Maka dari itu, kesadaran diri sangat berperan penting dan kekuatan untuk percaya akan datangnya kejutan yang indah setelahnya. 'Kuat, sabar dan ikhlas Dim. Pasti bisa!' Menyemangati diri, lalu melanjutkan langkah.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai Bela diri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status