Suami Perkasa
Setiap kali mengingat tatapan puas Carlos dan ejekan Livia, hatinya seperti ditikam.
Tapi di balik tangisan yang nyaris pecah, ia berbisik pada dirinya sendiri:
"Aku bukan sampah. Aku bukan boneka. Aku masih punya harga diri."
Tangannya meraba sebuah laci kecil di meja rias. Dari sana ia mengeluarkan buku catatan lama—warisan dari almarhum ibunya. Halaman-halaman berisi tulisan sederhana tentang kekuatan, doa, dan semangat. Elina menutup matanya, merasakan kembali suara lembut ibunya: “Nak, jangan pernah biarkan orang lain mendikte siapa dirimu. Hidupmu hanya milikmu.”
Hot Chapters