Tolong, Cintai Aku!
Bibi, yang sedari tadi hanya tersenyum mendengarkan sambil mengumpulkan sayur yang akan dibeli, kini ikut menimpali, “Pacaran atau belum, doakan saja yang terbaik untuk Non Artemis.”
“Pasti!” jawab mereka serempak. “Ditunggu kabar baiknya, Non.”
Aku berjalan melewati mereka tanpa menoleh, fokus pada pagar yang sedikit terbuka di depan. AirPods masih terpasang, meski musiknya sudah kumatikan belasan menit lalu. Percakapan mereka tetap terdengar jelas, meski aku berusaha tak peduli.
“Baru selesai jogging, Kak?” suara Artemis tiba-tiba terdengar, diiringi lambaian satu tangannya. “Sini ikut ngumpul sama kami! Aku ada beli semangka dan nanas kesukaanmu.”
ตอนยอดนิยม