Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Walk On Memories

Walk On Memories

Jika tidak salah, namanya Tari. "Hai, Bel! Baru dateng ya?" Ucap Tari sekadar basa-basi sesaat. Bella hanya mengangguk sekilas sambil tersenyum samar. "Tau gak, Bel hari ini aku ulang tahun. Ih, aku seneng banget, Papa aku ngerayain di Do Eat & Café Resto. Kamu tahu, kan disana mahal banget, uang muka aja 6 juta, kamu nanti malem datang ya!" Bella hanya mengangguk lalu tersenyum samar.
9.714.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 409 Beses bilang bella poarch dulu
Ipakita ang mga Review (35)
Read
+Library
Bella
Selanjutnya aku juga sudah melakukan kelalaian, tanpa sengaja aku kembali mengupload bab 37 dengan isi cerita yang sama. Aku ingin meminta maaf pada semua pembaca Walk On Memories. Setelah membaca bab 75, aku harap pembaca langsung membaca bab 76. Saat ini aku sedang mengajukan penghapusan bab 37~
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Basahin ang Lahat ng Review
Jatuh di Pelukan Pak Dosen Killer

Jatuh di Pelukan Pak Dosen Killer

Ia tidak melihat kebohongan di matanya. “Jadi benar, wanita bernama Bella itu ibuku?” Alvan mengangguk. “Iya. Bella Arisandi nama lengkapnya. Ia sering dikenal dengan julukan Srikandi Pagi dalam dunia seni.” Mata Thea membola usai mendengar penjelasan Alvan. “Ibumu seorang pelukis terkenal di zamannya. Aku rasa, kamu juga mengenal namanya. Sebuah literasi tentang seni melukis pernah menyebut namanya, bukan?”
1016.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 630 Beses bilang bella poarch dulu
Ipakita ang mga Review (8)
Read
+Library
Assassin Bimz
Ceritanya beda ama kisah ibu n kakaknya, tapi bikin betah buat baca terus. Alvan yang sok cool dan Thea yang random selalu bikin hidup suasana. Ada ketawanya, nangis juga ada gemesnya. Pokoknya best, deh.
Mila Sill Fitriani
Novel yang paling di tunggu dari emran dan widuro familly, semangat selalu yaa thor menulisnya, terima kasih sudah menciptalan karya yang bagus dan menghibur kami sebagai pembaca, alvan thea semoga tidak ada yang menggangu kalian lagi
Basahin ang Lahat ng Review
Luapan Gairah Panas Ayahmu

Luapan Gairah Panas Ayahmu

​Bella, seorang teman yang ibunya merupakan anggota aktif dan sangat vokal dalam grup sosialita Livia—sebuah klan wanita yang hidup dari pertukaran informasi dan penghakiman moral—mencondongkan tubuhnya ke depan. Jarak fisik di antara mereka terasa menyusut, dan Zira bisa mencium aroma mawar pekat dari parfum Bella, yang kini terasa menyesakkan dan mencekik. Bella, yang biasanya hanya peduli pada brand terbaru, kali ini membawa beban kegembiraan yang gelap.
1089.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.7K Beses bilang bella poarch dulu
Ipakita ang mga Review (5)
Read
+Library
Weneedta
Ceritanya bagus Thor... Izin promo ya. Sambil nunggu update buku ini, mampir yuk ke cerita aku. "Antara Kamu dan Putraku". Kisah seorang wanita menikah 30an yg tergoda dengan pria muda pelatih basket putranya. Makasih ^_^
Alan Nasution
critanya makin ksini mkin ngeselin , apalagi pnjelasan yg bilng mereka psangan slingkuh , pdhal sma2 single , atau hubungan trlrang dan diluar norma , usia mereka kan sma2 legal , dan gak ada hubungan darah . tpi kyak hubungan mereka terlarang ,pdhal gak !! yg ada , DILARANG bukan TERLARANG .
Basahin ang Lahat ng Review
Pelukan Panas Tukang Kebun

Pelukan Panas Tukang Kebun

Mereka adalah Romlah, Nurhayati, Sulastri, dan Inem—teman-teman lama Bella saat masih tinggal di desa Wirata dulu. "Kalian ... Ya ampun, kok bisa jauh-jauh datang kesini?" seru Bella terkejut sekaligus senang, tidak menyangka bisa bertemu kembali dengan teman-teman sekolahnya dulu di tempat semewah ini.
104.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 108 Beses bilang bella poarch dulu
Read
+Library
Ditalak Suami Saat Sukses

Ditalak Suami Saat Sukses

Bella dan Dori berlajan turun. Bella gadis muda yang mengejar karir, belum kepikiran untuk menikah. Di usianya yang sudah 30 tahun. Cerita-cerita ternyata mereka punya hobi yang sama di masa kuliah, camping. Obrolan jadi makin seru sambil membahas tempat tempat camping yang lagi hits. “Alhamdulillah sudah beres, Bun. Untung kemarin itu ada Bella yang bantuin,” kata Dori bercerita ke Rania dengan semangatnya.
10460 viewsOngoingIdinagdag sa Library 17 Beses bilang bella poarch dulu
Read
+Library
Noda Lipstik di Kemeja Suamiku

Noda Lipstik di Kemeja Suamiku

teriak Bella. “Bella? Ya ampun sayang, kamu ke sini?” tanya Diandra terkejut. “Tante kira siapa yang datang,” imbuhnya. “Bella kangen sama Tante. Tante kenapa gak pernah main ke rumah Bella?” tanya Bella. “Maaf, sayang. Tante kemarin terlalu sibuk. Oh, iya kenalin ini teman Tante, namanya Om Arkan,” ucap Diandra memerkenalkan Arkan.
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 59 Beses bilang bella poarch dulu
Read
+Library
ISTRI 48 JAM TUAN CEO

ISTRI 48 JAM TUAN CEO

Undangan Mario Caspian barusan seperti mesin waktu yang menarik kesadaran Bella kembali ke masa berseragam. Sebelum kemewahan penthouse dan aroma bensin sirkuit ini ada, hanya ada aroma buku tua dan keringat lapangan basket di SMA St. Louis. Flashback dimulai… Bella remaja adalah definisi kegigihan yang salah sasaran. Selama tiga tahun, dunianya berputar pada satu poros: Ethan Dirgantara.
109.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 336 Beses bilang bella poarch dulu
Read
+Library
For Husband

For Husband

POV Rengga Sebenarnya aku sudah tergoda. Semenjak mengetahui pakaian yang digunakan Bella. Dengan dress floral off shoulder, begitu memanjakan mataku. Bayangkan payudaranya hampir tumpah. Lalu dress tersebut, juga hanya menutupi sedikit paha dan bokongnya. Memang orangku sangat paham, dengan seleraku. Dalam memilihkan baju untuk Bella.
Sikat na Kabanata
11.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 337 Beses bilang bella poarch dulu
Read
+Library
BONEKA KEMATIAN

BONEKA KEMATIAN

Di sana, di antara batang pohon tua yang berdiri diam sejak dulu, Daru melihatnya. Bayangan kecil. Sosok seperti anak kecil, duduk di salah satu dahan rendah. Gaun putih pudar. Rambut acak dan mata ... yang tak lagi merah, tapi gelap dan tenang. Boneka itu — Bella. Ia tak bergerak. Tak bersuara. Hanya duduk, mengamati dari kejauhan dan tersenyum. Senyum tenang. Bukan menyimpan amarah. Bukan menagih balas tapi senyum seseorang yang telah selesai menjalani perjalanan panjangnya.
1.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 21 Beses bilang bella poarch dulu
Read
+Library
ARABELLA

ARABELLA

tanya Sita ketika hendak pulang. Saat hendak menjawab, ponsel Bella berdering. Bella menatap layar ponselnya yang tertera nama ‘Barongsai’. Yang adalah kakaknya, Baron. Bella menamai kontak Baron seperti itu karena Baron duluan yang menamai kontaknya dengan nama ‘Bellalang’. Bella pun segera menjawab. “Kenapa?” sahut Bella malas. “Hah? Ngapain lo di depan?”
104.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 86 Beses bilang bella poarch dulu
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status